Zenium dot ID
– Pengantin wanita tersebut membatalkan perkawinan nya lantaran tak suka dengan hadiah dari orang tua calon suaminya.
Pengantin wanitanya pun pergi meninggalkan tempat pernikahannya beserta keluarganya.
Sementara itu, mempelai pria hanya mampu bungkam menyaksikan kekasihnya meninggalkan tempat perkawinan pada hari pernikahannya tersebut.
Menurut laporan yang diperoleh dari The Times of India pada hari Kamis tanggal 17 April 2025, peristiwa tersebut terjadi di India dan menjadi sorotan ketika menyebar luas di platform-media sosial.
Pasangan tersebut ternyata berasal dari dua Kota yang berlainan.
Mereka berdua bertemu melalui platform media sosial dan menganggap bahwa mereka serasi dengan satu sama lain.
Setelah itu, mereka menginformasikan keinginan untuk melangsungkan pernikahan pada kedua belah pihak keluarga dan secara langsung memperoleh berkatnya.
Keluarga pengantin laki-laki menuntut mahar pernikahan dengan nilai yang lumayan tinggi.
Karena keluarga pengantin wanita kaya, mereka setuju dengan permintaan mahar tersebut.
Namun, mereka juga memintalehengaharga tinggi,perhiasandanbenda-bendamewahsebagaiimbal-balik.
Kelompok keluarga keduanya pada akhirnya menyetujui semua tuntutan yang diajukan.
Pada hari perkawinan, keluarga pengantin wanita datang ke tempat acara sebelumnya.
Mereka kelihatan gembira dan berpesta sebelum acara perkahwinan.
Sebagian besar tamu yang telah datang pun bergabung dalam kegembiraan bersama keluarga pengantin wanita.
Akan tetapi, tensi mulai naik saat pengantin pria dan keluarganya datang ke lokasi acara.
Keluarga pengantin wanita mengecek lehenga serta perhiasannya yang baru dibawa tiba.
Mereka menganggap Lehenga serta hiasannya kurang memukau dan terlalu biasa.
Mereka merasa tidak puas dan melakukan protes yang mengakibatkan perdebatan sengit.
Kelompok pengantin laki-laki menyatakan bahwa grup pengantin perempuan serta famili mereka mengajukan permintaan yang tidak masuk akal.
Mereka berpendapat bahwa keluarga pengantin perempuan harus memberikan hadiah yang bernilai tinggi dan mewah kepada pengantin laki-laki.
Mereka juga menyebutkan bahwa pihak keluarga pengantin wanita mendesak mereka untuk memberikan kado yang bernilai tinggi.
“Selayankah kita tak usah bawa kado-kado mewah ini!” seru keluarga pengantin laki-laki.
Istri dari calon pengantin perempuan yang merupakan janda mengklaim bahwa keluarga calon pengantin laki-laki tidak menepati janji mereka.
Dia menyebutkan bahwa keluarga pengantin laki-laki berencana untuk menikmati kekayaan dari pengantin perempuan.
Dia juga menyebutkan bahwa keluarga pengantin pria mendapat manfaat besar dari mas kawin tersebut.
“Ibu mempelai wanita berkata, ‘Kalian malah menyediakan perhiasan tiruan sebagai gantinya emas dengan mutu di bawah standar untuk upacara ini,'” katanya.
Pengantin wanita membela sang ibu dan menyebutkan bahwa pemberian dari keluarga calon suaminya tidak sesuai untuk digunakan.
Dia merasa dilecehkan dan dibuat malu di hadapan para tamu undangan.
“Saya tak bisa mengenakan hal-hal seperti itu saat ada tamu. Keduanya harga dan mutunya sangat rendah, ini cuma akan membuat kita tampak malu,” jelas sang pengantin perempuan.
Ia bahkan menyatakan akan mencabut keputusannya untuk menikah apabila tuntutan-tuntutannya tak terpenuhi.
Dalam kekacauan tersebut, salah satu keluarga menarik keluar pisau besar dan membuat setiap orang menjadi terkejut serta takut.
“Mereka bahkan menarik senjata untuk meruntuhkan perkawinan ini,” tuding pengantin wanita.
Kelompok keluarga penganten laki-laki menolak dakwaan itu. Mereka menyebutkan bahwa mereka tak kenal dengan individu yang mencabut pisau tersebut.
“Sepertinya kau yang dengan sengaja membawanya untuk menarik keluar pedang itu dan mencabut perkawinan ini!” teriak ibu mempelai pria.
Pengantin wanita pada akhirnya memutuskan untuk meninggalkan tempat tersebut dan mencabut pertunangan mereka.
Dia tak punya kesempatan untuk menyampaikan pesan perpisahannya atau berbicara dengan pengantin pria.
Wanita itu menarik ibunya untuk pergi.
“Pergi saya dan membatalakan pernikahan ini. Akan saya laporkan kepada pihak berwajib bahwa kalian telah menciptakan kerusuhan, menggagalkan kesepakatan serta menjatuhkan tuduhan kekerasan pada kami,” tegas sang mempelai wanitanya.
Pengantin pria yang menyaksikan keributan itu hanya bisa terdiam dan pergi tanpa mengatakan apa pun.
(cr19/
Zenium dot ID
)
Baca berita
TRIBUN MEDAN
lainnya di
Google News
Lihat pula berita atau info tambahan di
Faceboo
k,
Instagram
dan
Twitter
dan
WA Channel
Berita viral lainnya di
Tribun Medan
Leave a Comment