Waduh, illegal drilling Terpantau Beroperasi di Sungai Bahar Muaro Jambi, Lingkungan Jadi Tandus


Zenium dot ID

– Aktivitas sumur minak ilegal atau illegal drilling terpantau beroperasi di Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Beroperasinya aktivitas tersebut direkam warga dibagikan ke sosial media.

Dalam video yang dilihat Zenium dot ID, tampak kondisi lingkungan terdampak dari beroperasinya.

Keadaan lahan terlihat hitam, rumputnya kuning, dan pohon kelapa sawit pun tidak berproduksi.

Akun Instagram @kabarkampungkito_djb membagikan video tentang keberadaan operasi pengeboran minyak yang tidak sah tersebut.

Pada rekaman tersebut terlihat sebuah truk pikap yang dipercaya digunakan untuk mencuri minyak dari sumber daya tak resmi itu.

Juga terlihat beberapa tenda yang berwarna biru di tempat tersebut.

Posisinya terletak di Sungai Barah, Muaro Jambo, yang ada di Provinsi Jambi.

Pada catatan pengeluaran disebutkan bahwa saluran air di area tersebut telah tercampuri dengan minyak.

Karena aktivitas pengeboran ilegal tersebut, masyarakat khawatir akan terjadi kebakaran.

Berikut keterangan lengkap dari unggahan video itu.

Halo… Kegiatan sumur ilegal di Unit 7 Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi masih berlangsung. Dengan diduga ada koordinasi lewat jalur udara, kegiatan pengeboran liar ini menjadi semakin terbuka dan tanpa rambu-rambu.

Dalam video dapat dilihat efek dari aktivitas pengeboran ilegal; sebagian saluran air telah terkontaminasi oleh limbah minyak, dan perkebunan kelapa sawit juga menghasilkan dampak yang amat signifikan. Belum lagi jika kebakaran hutan menjadi ancaman besar bagi masyarakat setempat.

Kami mohon kepada Kapolda Jambi untuk dapat menumpas kegiatan tersebut.

Pos itu melejit jadi tren di media sosial dan menerima berbagai macam tanggapan dari pengguna internet.

Pengguna media sosial yang mengkritik keberadaan aktifitas pengeboran minyak yang sah tersebut.

Mereka menginginkan agar petugas dengan cepat melakukan tindakan dan menyusun kembali kegiatan itu.

“Harap segera diikuti tindakkannya,” tulis @rahmat.

“Menunggu sampai keseluruhan rumah penduduk di sana terbakar baru berhenti????” tulis @a.r.intan_njc.

“Sudah dari dulu kasus ini tidak kunjung terselesaikan, kecuali kalau memang untuk urusan yang baru akan terhentikannya ketika hari Kiamat tiba,” demikian ungkap @ekohandoko256.

Sampai berita ini dirilis, Zenium dot ID telah meminta klarifikasi dari pihak yang bersangkutan.

Perhatikan informasi terkini dari Zenium dot ID di sini.

Google News

Tags:

Share:

Leave a Comment