News IT
-Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI), telah menjalin kesepakatan kolaboratif dengan Aqua untuk menjadi pemasok air minum resmi bagi Tim Nasional Sepak Bola Indonesia. Para pelatih dari tim nasional senior juga memiliki kesempatan untuk berkunjung ke salah satu area proyek konservasi yang ada di Bali.
Patrick Kluivert, sebagai pelatih kepala tim nasional sepak bola Indonesia; Alex Pastoor dan Denny Landzaat berperan sebagai asisten pelatih tim nasional sepak bola Indonesia; Sjoerd Woudenberg bertugas sebagai pelatih penjaga gawang untuk timnas sepak bola Indonesia; Quentin Jakoba menjadi pelatih kebugaran timnas sepak bola Indonesia; sementara Jordy Kluitenberg bekerja sebagai analis video timnas sepak bola Indonesia—mereka semua hadir secara langsung melihat serangkaian inisiatif pelestarian yang berasal dari kerjasama antar pihak di Desa Bongkasa Pertiwi, Badung, Bali.
Patrick Kluivert menyatakan terima kasih atas dukungan hidrasi berupa air minum kemasan tersebut. Mengingat jadwal pertandingannya yang sangat sibuk serta kepadatan latihan yang tinggi, para atlet tim nasional Indonesia perlu asupan cairan dari air mineral dengan mutu unggul.
“Kunjungan kali ini, didukung oleh catatan sejarah kami dalam mendampingi masyarakat Indonesia, membuat kami yakin tentang komitmen Aqua yang sungguh-sunguh dalam menyediakan air minum berkualitas guna memenuhi kebutuhan Timnas Indonesia,” ungkap Patrick Kluivert lewat pernyataan resminya.
Karyanto Wibowo, Direktur Publik affairs dan Keberlanjutan senior di Danone Indonesia, mengatakan bahwa kolaborasi bersama PSSI lewat PT GSI mulai tahun 2024 mencerminkan komitmen total terhadap semangat serta usaha para pemain Timnas Indonesia untuk mendapatkan pencapaian yang luar biasa.
“Kami bertekad untuk mencapai tujuan memberikan pasokan air minum yang bermutu tinggi serta sepenuhnya asli guna menunjang kesehatan, meningkatkan kebugaran, dan memastikan performa terbaik bagi para atlet Timnas saat sesi latihan maupun lomba,” jelas Karyanto.
Dalam rangka mewujudkan janji memberikan produk dengan kualitas premium, mereka menekankan beberapa hal esensial, termasuk memilih sumber air berasal dari 100% air mineral gunung yang dipilih secara selektif serta dilindungi agar sumber dayanya tetap lestari.
Mereka juga memeriksa lebih dari 650 parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi dengan menggunakan sembilan standar seleksi, lima langkah kerja, serta setidaknya satu tahun riset. Sepanjang proses produksinya, sambung Karyanto, mereka mengimplementasikan metode yang terpadu secara keseluruhan tanpa campur tangan manusia langsung dan melewati kurang lebih 400 tes kualitas guna menjamin keaslian komposisi mineral sebelum produk tersebut diedarkan kepada publik.
Bukan hanya pada tahap produksi, tetapi juga dengan mengenali kepentingan adanya ekosistem sumber daya air yang lestari serta bekerja sama dengan banyak pihak untuk menerapkan sejumlah program pelindungan sumber daya air secara menyeluruh mulai dari daerah asal hingga lokasi tujuan akhir.
Satu proyek tersebut terletak di area kawasan pelestarian Pabrik Mambal, secara spesifik di Desa Bongkasa Pertiwi. Desa Bongkasa Pertiwi adalah usaha bersama dengan tujuan menciptakan sebuah komunitas makmur dan berkembang didukung oleh prinsip Tri Hita Karana.
Usaha ini mencakup pembangunan Desa Bongkasa Pertiwi menjadi desa mandiri dengan memanfaatkan energi biogas; pengembangan wisata edukasi berbasis ekologi; pelestarian biodiversitas melalui pemeliharaan burung jalak Bali dan jalak putih yang terancam punah; serta ternak madu trigona yang sudah sukses menetaskan 400 koloni lebah dan menghasilkan antara 10 hingga 12 liter madu setiap bulannya.
Leave a Comment