SAMPIT –

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan untuk mengatasi perselisihan terkait Pasar Mangkikit dalam jangka waktu empat bulan mendatang.

Walaupun telah diberikan tenggat waktu selama dua bulan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Kecil Menengah, Perindustrian serta Perdagangan (KUMKMPP) Kabupaten Kotim menganggap bahwa penyelesaiannya membutuhkan durasi yang lebih realistis dikarenakan melibatkan berbagai hal kompleks.

“Saya akui target dua bulan terlalu cepat. Tapi kami optimistis, dalam empat bulan semua bisa selesai. Yang penting, langkah-langkahnya tertata dan sesuai hukum,” ujar Plt Kepala Dinas KUKMPP Kotim, Johny Tangkere, Jum’at (23/5/2025).

Johny menyatakan bahwa timnya sekarang sedang mengerjakan kumpulan dokumen serta data yang signifikan, meliputi kesepakatan awal dan tambahan dari kontrak kerjasama bersama para developer.

Dia juga berkoordinasi dengan petugas sebelumnya beserta para pedagang yang terkait.

“Kami saat ini mengatur kembali data dari sejumlah sumber, meliputi mantan kepala dinas yang telah memasuki masa pensiun serta yang tengah menghadapi proses peradilan. Proses ini memerlukan waktu dan ketelitian,” jelasnya.

Berikutnya ini melibatkan penjadwalan rapat bersama tim manajemen di PT Heral Eranio Jaya (HEJ), guna mendiskusikan kompensasi terkait proyek pembangunan pasar yang tidak terselesaikan.

Johny mengatakan bahwa jika mencapai suatu kesepakatan dalam lingkungan keluarga, masalah dapat terselesaikan dengan lebih cepat.

“Apabila HEJ sepakat dengan perhitungan yang dilakukan oleh konsultan, maka kita dapat melanjutkannya. Namun bila tak terdapat niat baik, kami telah menyiapkan surat somasi serta pemberian gugatan atas pelanggaran janji,” tandasnya.

Di luar penanganan masalah hukum dan Administrasi, Pemerintah Kabupaten saat ini tengah merancang sebuah program pemindahan untuk para pedagang. Ini karena tempat sebelumnya yang berada di dekat Kodim direncakan menjadi zona parkir.

“Rerealokasi para pedagang perlu komprehensif dan teratur. Ini merupakan bagian dari rencana pengembangan kota yang berkelanjutan,” katanya.

.(mif/ram)

Tags:

Share:

Leave a Comment