
PIKIRAN RAKYAT BENGKULU –
Layanan video konferensi global
Zoom
Menghadapi masalah signifikan pada Rabu (17/4/2025), yang menyebabkan ketakutan menyebar di antara para penggunanya.
Ratusan ribu laporan diterima oleh sistem pengawasan tersebut.
down-time
Downdetector menyatakan bahwa lebih dari 50.000 pengguna mengalami masalah ketika berusaha untuk membuka aplikasi atau laman web Zoom.
Zoom menyampaikan dalam pernyataan mereka bahwa saat ini tengah ada kendala.
server serta sistem penyelesaian nama domain (DNS)
yang mempengaruhi beberapa layanan esensial sepertiصندIntialized
Zoom Meetings
,
Zoom Phone
, hingga
Zoom Contact Center
Saat ini, regu teknikal mereka terus menginvestigasi sumber dari masalah tersebut.
Akan tetapi, situasi mulai memburuk setelah timbul tuduhan bahwa masalah itu ternyata disebabkan oleh suatu interferensi.
Serangan siber tipe DDoS (Ddistributed Denial-of-Service)
yang dijalankan oleh sekelompok yang disebut
DarkStorm
. Kelompok ini mengklaim bertanggung jawab atas tumbangnya platform Zoom lewat unggahan mereka di media sosial X (dulu Twitter).
“Kami memang menargetkan platform-platform AS, seperti yang sudah kami sampaikan,” tulis akun yang mengaku mewakili DarkStorm.
Sampai sekarang, Zoom belum memberikan respons resmi terhadap tuduhan dari kelompok peretas itu.
Di jejaring sosial, banyak dugaan mulai muncul. Seorang pengguna menyampaikan, “Kelihatannya @zoom menjadi target serangan cyber hari ini! Grup DarkStorm mengaku telah sukses menyerang platform itu, serta website zoom.us down sepenuhnya selama setengah jam.”
Beberapa pengguna lain menambahkan, “Setelah merusak Spotify secara global dan mengaku bertanggung jawab, kini DarkStorm mengumumkan bahwa mereka juga telah menyerang sistem Zoom di seluruh dunia. Layanan tersebut saat ini sama sekali tak dapat dijangkau (pukul 13:17 waktu Meksiko Tengah).”
Apa itu Serangan DDoS?
Serangan
DDoS (Distributed Denial-of-Service)
adalah serangan cyber yang dimaksudkan untuk menonaktifkan jaringan layanan dengan mengirim sejumlah besar trafik data ke server dari berbagai titik secara simultan.
Sehingga, pelayanannya menjadi lambat merespons hingga tak dapat dijangkau sama sekali. Ciri “tersebar” dari serangan tersebut menyulitkan penanganan masalah, mengingat melibatkan banyak perangkat yang sudah terinfeksi sebelumnya dalam jumlah ribuan.
Layanan yang Terdampak
Pada rilis yang ada di halaman status resmi mereka, Zoom menyatakan bahwasanya sejumlah layanan mengalami gangguan secara langsung, termasuk sebagai berikut:
-
Zoom Meetings
-
Zoom Telepon (termasuk portal administrasi dan laporannya)
-
Zoom Contact Center
-
Website Zoom (Portal Pengguna dan Admin)
Kondisi ini mendapat perhatian besar sebab Zoom adalah salah satu alat komunikasi terkemuka, terutama untuk kegiatan rapat online dalam berbagai bidang seperti bisnis, pendidikan, serta pelayanan masyarakat di seluruh dunia.
Para pengguna diminta untuk menantikan informasi resmi dari Zoom mengenai kemajuan dalam pemulihan sistem dan penyelidikan tentang ancaman serangan cyber tersebut. ***
Leave a Comment