News IT
– Ormas GRIB Jaya dituduh menempati properti yang dimiliki oleh BMKG di Kelurahan Pondok Betung, Tangerang Selatan.
Organisasi massa tersebut mengambil alih area seluas 127.780 meter persegi (kira-kira 12 hektare) dengan klaim sebagai pewarisnya.
Sebenarnya, menurut Sertifikat Hak Pakai (SHP) Nomor 1/Pondok Betung tahun 2003, tanah tersebut dicatat sebagai milik negara.
Plt Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerjasama BMKG, Akhmad Taufan Maulana menyebutkan bahwa masalah tersebut sudah terjadi selama hampir dua tahun dan menghalangi proyek pembangunan gedung Arsip BMKG.
Penduduk dilaporkan mendesak tenaga kerja untuk mengakhiri kegiatan pembangunan, mendorong peralatan berat meninggalkan area tersebut, dan menutup plakat proyek dengan tuntutan “Milik Turun Temurun Keluarga Kami”.
Dikutip dari
News IT
, Sabtu (24/5/2025), beberapa anggota dari organisasi massa itu dituduh pula sudah membangun pos atau struktur tetap serta menggelar stafnya secara konsisten di area tersebut.
Beberapa lahan tersebut dipercaya disewakan ke pihak luar sampai akhirnya pembangunan terjadi di atas tanah itu.
Pada sebuah pertemuan itu pula, pemimpin dari organisasi kemasyarakatan daerah tersebut diberitakan menuntut kompensasi sebesar lima ratus miliar rupiah sebagai kondisi untuk mengevakuasi pendukungnya dari area proyek.
Lantas, siapakah ormas GRIB?
Apa itu ormas GRIB?
GRIB adalah sebuah asosiasi masyarakat yang dibentuk oleh Rosario de Marshall atau Hercules pada tahun 2011.
Hercules merupakan seorang bekas penjahat yang dahulu memiliki kekuatan besar di wilayah Tanah Abang pada dekade ’80 dan ceritanya sudah familiar bagi banyak orang Indonesia. Saat ini, ia telah mengubah jalannya hidup dengan menjadi pengusaha.
Diberitakan
News IT
(15/1/2025), sampai saat ini, Hercules tetap menempati posisi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GRIB.
Organisasi kemasyarakatan tersebut didirikan guna mengembangkan demokrasi yang kondusif berdasarkan prinsip-prinsip integritas, kesetaraan, serta keterlibatan aktif masyarakat.
GRIB turut berperan dalam menjamin bahwa penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) dilakukan sesuai aturan dan regulasi yang berlaku.
Di samping itu, mereka berkolaborasi dengan
stakeholder
saat melaksanakan peran organisasional dan secara kritis memantau jalannya serta implementasi pemilihan umum.
Sementara itu, ORMAS GRIB sudah mempunyai sejumlah besar anggota yang terdistribusi di berbagai daerah di seluruh Indonesia.
dukungan untuk prabowo-gibran dalam pilpres tahun 2024
Dalam Pemilihan Presiden 2024, GRIB dengan jujur mengumumkan dukungannya untuk pasangan calon nomor dua, yaitu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Hercules mengatakan bahwa dukungan tersebut adalah harga tetap yang tidak dapat dipersoalkan.
“Selain jika dia mengibarkan bendera putih, kemungkinan GRIB dapat bertindak sesuai keinginan mereka. Tetapi sekarang, sudah menjadi kesepakatan bahwa (dia Prabowo Subianto) harus didukung,” katanya, seperti dilaporkan Antara pada tanggal 3 Juni 2023.
Diketahui, dukungan itu muncul setelah Hercules mengungkapkan bahwa dirinya merasa “hutang nyawa” terhadap Prabowo.
Diberitakan
News IT
(4/5/2021), sebelum berpindah ke Jakarta, Hercules menjadi bagian dari pasukan militer Indonesia yang bertugas mengamankan dan mendukung wilayah Timor Timur atau Timor Leste.
Sebelum dipercaya menjadi Tenaga Bantuan Operasi, Hercules adalah seorang anak terlantar yang telah kehilangan keduanya orang tuanya akibat serangan bom di daerah Ainaro pada tahun 1978.
Oleh karena itu, ia menyatakan dirinya berhutang pada Prabowo yang saat itu menempati posisi sebagai komandan Kopassus di Timor Timur.
“Prabowo adalah satu-satunya individu yang dapat menyerangku tanpa aku perlu melawan balik,” ujarnya.
(Sumber: Berita TI/Achmad Nasrudin Yahya, Chella Defa Anjelina | Editor: Inten Esti Pratiwi)
Abdul Haris Maulana)
Leave a Comment