Pemain serangan utama Arsenal, Gabriel Martinelli, hampir mengalami cedera patah kaki namun berhasil membungkam Real Madrid.

Arsenal merayakan kemenangan besar ketika mengunjungi stadion Real Madrid dalam pertandingan babak perempat final Liga Champions musim 2024-2025 yang merupakan laga kedua.

Mereka berhasil mencapai kemenangan dengan skor 2-1 pada pertandingan yang berlangsung di Estadio Santiago Bernabeu, Rabu (16/4/2025), atau Kamis pagi Waktu Indonesia Bagian Barat.

Acara perayaan Arsenal dimulai dengan gol dari Bakayo Saka di menit ke-65.

Dua menit kemudian, kedudukan menjadi seimbang lagi karena kiper David Raya tidak dapat menghentikan tembakan dari Vinicius Junior.

Gabriel Martinelli muncul sebagai pahlawan kemenangan Arsenal dengan mencetak gol di menit Injury Time.

Pemain serangan dari Brazil tersebut mengakhiri operan dengan tembakan mendatar ke tiang jauh di area penalty.

Pendukung Real Madrid kelihatan sangat kecewa setelah terciptanya gol oleh Martinelli.

Sebagian di antaranya terlihat shock dan malah menutup mata karena tidak mampu menghadapi realitasnya.

Berkat hasil manis di kandang Madrid, Arsenal menang agregat 5-1 dan melenggang ke semifinal.

Adapun untuk Martinelli, laga kali ini sangat membahagiakan setelah dirinya mengalami kejadian tak enak.

Sempat hari sebelum jumpa Madrid, Martinelli mendapat tekel keras dari Christian Norgaard tatkala Arsenal menjamu Brentford pada matchday ke-32 Liga Inggris.

Pada awalnya, pemain penyerang itu berlari di sebelah kanan lapangan, tetapi kemudian dia dipotong oleh gelandang lawan menggunakan tackle scissor.

Martinelli kemudian marah karena kakiannya hampir patah.

“Menurut pendapatku sekarang, kalau kakiku menapak tanah, itu bisa patahkanku,” ujar pemuda berumur 23 tahun tersebut.

Dia mengatakan bahwa ia tidak berniat seperti itu, namun meskipun demikian, kamu paham kan, dia mungkin telah patahkannya kakiku.

“Berdasarkan pendapatku, hal tersebut layak mendapatkan kartu merah. Aku harus menonton kembali rekaman pertandingan ini agar lebih yakin, tapi bagiku itu sangat buruk,” ungkap Martinelli.

Mari kita bicarakan lagi tentang Arsenal di Liga Champions, karena mereka akhirnya kembali mencapai babak semifinal setelah absen selama 16 tahun.

Terakhir kali The Gunners merasakan fase empat besar dalam kompetisi paling prestisius antar klub tersebut terjadi pada musim 2008-2009.

Pada saat tersebut, Arsenal berhadapan dengan Manchester United dan dikalahkan secara agregat dengan skor 1-4.

Meriam London langsung jatuh 0-1 di leg pertama yang berlangsung di Old Trafford.

Kemudian saat Gentian menghadapi United, Arsenal kalah dengan skor 1-3.

Gol dari Park Ji-sung ditambah dengan dua gol Cristiano Ronaldo hanyalah bisa diteruskan satu kali oleh Arsenal melalui tendangan penalti Robin van Persie.

Tags:

Share:

Leave a Comment