jateng.Zenium dot ID
, SEMARANG –
PSIS
Semarang akan menjalani pertandingan yang menantang di pekan ke-29 BRI Liga 1 2024/25 dengan berkunjung ke Stadion Haji Agus Salim, Padang, guna bersua dengan tuan rumah Semen Padang FC pada hari Kamis (17/4) petang.
Walaupun bertanding di markas tim tamu yang senantiasa didukung para pendukungnya, skuad Mahesa Jenar masih tetap optimis untuk mengamankan poin penting yang amat diperlukan guna meningkatkan peringkat mereka di tabel klasemen.
Liga 1
.
Pada saat ini, PSIS Semarang benar-benar sedang berjuang melawan penampilan yang kurang baik di liga utama Indonesia. Setelah menjalani 28 pertandingan, tim tersebut cuma mampu meraih 25 angka dari total perolehan, termasuk enam kali menang, tujuh seri, serta lima belas kekalahannya.
Sekarang, tim yang bertanding di Stadion Jatidiri, Semarang, perlu bersusah payah menghadapi tekanan yang mendesak mereka agar bisa lepas darinya.
Pertahanan atas kekalahan menjadi fokus utama menjelang pertandingan ini. Dalam delapan pertandingan terakhir, PSIS belum menikmati kemenangan pun.
Walaupun demikian, pelatih utama PSIS Gilbert Agius masih tetap percaya diri. Ia menyatakan bahwa walaupun waktu persiapan cukup sempit karena perjalanan jauh serta tidak ikut dalam sesi latihan terakhir, skuadnya sudah siap untuk berkompetisi melawan Semen Padang di depan publik mereka.
” Kami memiliki jangka waktu terbatas untuk mempersiapkan segalanya. Perjalanan udara yang lama serta absennya latihan kemarin pastinya cukup mengganggu, namun para pemain yang telah kami bawa sudah siap untuk menunjukkan performa terbaik mereka,” kata Gilbert.
Agius tetap saja tidak dapat menyembunyikan fakta pahit atas ketidakhadiran sejumlah pemain inti. Penyerang asing Gustavo Souza harus melewatkan pertandingan akibat cidera yang dialaminya saat bertemu Persik Kediri dalam laga terakhirnya.
Di samping Souza, ada pula sejumlah pemain yang tidak hadir, termasuk Boubakary Diarra yang menerima larangan bermain karena terlalu banyak mendapat kartu kuning. Sementara itu, Wildan Ramdhini, Syiha Buddin, dan Delfin Rumbino turut mengundurkan diri dari skuad lantaran masalah cidera.
Namun demikian, sang pelatih dari Malta itu masih berharap agar para atlet yang hadir dapat menutupi kekosongan akibat ketidakhadiran pemain-pemain lainnya dan menyajikan performa terbaik mereka.
“Kami berharap para pemain dapat memperlihatkan performa terbaik mereka demi mendapatkan tiga angka yang amat diperlukan,” tambah Agius.
(JPNN)
Leave a Comment