BOLTIM Pikiran Rakyat –
Primbon Jawa untuk lahir pada tanggal 20 April Maret 1996 mengandung makna khusus bila diinterpretasikan berdasarkan wuku serta weton. Prediksi ini mencakup karakteristik pribadi, cara bergaul, urusan harta atau rejeki, perkawinan, kesesuaian dalam karier, termasuk juga ciri-ciri kepribadian dan tingkah laku sesuai dengan primbon tradisional Jawa.
Primbon Jawa dianut oleh penduduk Jawa serta di luar Pulau Jawa sebagai metode untuk mengenali nasib baik di kemudiannya. Walaupun hanyalah sebuah prediksi, tetapi masih ada sejumlah besar individu yang yakin dengan alur hidup mereka yang dikalkulasikan menggunakan data wuku dan weton.
Sebelum melanjutkan ke Ramalan Primbon Jawa untuk lahir pada tanggal 20 April 1996 sesuai dengan kalkulasi wuku dan weton, disebutkan bahwa Primbon Jawa adalah warisan leluhur yang berkaitan erat dengan interaksi antara manusia dan alam semesta. Sampai sekarang, Primbon masih diandalkan sebagai panduan utama untuk memilih tindakan atau sikap ketika melakukan aktivitas harian.
Beberapa kitab Primbon Jawa sudah dirawat dengan baik oleh pemerintah Indonesia dan disimpan di Perpustakaan Nasional. Di dalam perpustakaan ini terdapat berbagai jenis primbon seperti Kitab Ta’bir, Primbon Padhukunan Pal-Palan, Mantra Siwastra Raja, serta Lontarak Bola.
Berikut prediksi Primbon Jawa untuk lahir pada tanggal 20 April 1996, berdasarkan perhitungan Wuku dan Pasaran:
-
Tanggal Masehi: 20 April 1996, Hari Sabtu
Tanggal Jawa: 1 Besar 1928, Hari Setu Kliwon
Tanggal Hijriyah: 01 Dzul Hijjah 1416
Watak berdasarkan Weton
-
Dina : Setu
Menyebabkan seseorang merasa bahagia itu sulit untuk diprediksi.
-
Pasaran : Kliwon
Cakap dalam berkomunikasi dan bersosialisasi, humoris, penuh ambisi, suka membuat kekacauan, sulit mengembalikan kebaikan orang lain, taat terhadap komitmennya, sembrono saat memilih makanan, sering kali memberi ucapan baik dan doa.
-
Haståwårå/Padewan : Sri
Diberkati dengan belas kasihan serta menerima banyak simpati.
-
Sadwårå : Wurukung
(Hewan) Kurang waspada.
-
Sångåwårå/Padangon : Gigis
(Bumi/Tanah) Bersikap lembut, pengasuh, tahan diri.
-
Saptåwårå/Pancasuda : Tunggak Semi
Keberuntungannya selalu hadir, meski berkurang namun bisa didapat kembali.
-
Rakam : Sanggar Waringin
Tenang jiwanya, senang melindungi.
-
Paarasan : Lakuning Bumi
Melindungi, mengasuh, sabar, mengalah.
Watak berdasarkan Wuku
- Dewa Bumi Bethari Sri, tampan dan makmur (berkelimpahan) dalam kehidupannya.
- Pohon Cempaka: Banyak orang yang menyukainya, memiliki kharisma.
- Ayam Alas Burung: Di sukai oleh mereka yang bertingkat.
- Menghadapi air di jembatan: Suci hati serta bermanfaat bagi orang lain.
- Rumahnya di depan: Gemar menunjukkan kemakmuran dan kesuksesannya.
- Bersantai di udara: pemaunya.
- Berhadapan dengan hal-hal pedas: mudah dari depan sulit dari belakang.
- Wayang pradangga pati: Dapat menyediakan penerangan dan memiliki keunggulan dalam mendeteksi indikasi atau premonisi.
- Aralnya : dikhianati.
- Sedekah / sesaji: seekor kambing muda yang masih bernapas, suci pula.
- Do’a-nya: Ngumurnya, ritual doa tersebut diikuti oleh 40 orang.
- Kala Jaya Bumi : terletak di atas dengan arah menghadap ke bawah.
- Ketika wuku-nya sedang berlangsung selama 7 hari, lebih baik untuk menjauhi aktivitas mendaki gunung.
- Kesopanan halus yang melebihi sifat tegas.
- Wuku Wayang cocok untuk mendapatkan rezeki dan mempelajari pengetahuan spiritual.
- Merawat pasien yang sedang Sakit, pergi berperang, atau merancangkan hal-hal baru tidaklah baik.
Berikut adalah prediksi lahir pada tanggal 20 April 1996 berdasarkan perhitungan weton dan wuku dalam Primbon Jawa. Mudah-mudahan data ini bisa memperluas pengetahuan Anda sekaligus menggambarkan sifat, takdir, serta jalannya kehidupan yang ditemukan lewat kalkulasi adat istiadat Jawa tersebut.
Tetaplah cerdas dalam menanggapi prediksi tersebut, gunakan sebagai sumber informasi ekstra untuk memahami diri sendiri dengan lebih mendalam. Semoga berguna!
Ingin mengetahui prediksi mengenai hari lahir dan tahun kelahiran Anda berdasarkan perhitungan wuku dan weton dari Kitab Primbon Jawa? Coba cari jawapannya di kotak pencarian Boltim Pikiran Rakyat.
Leave a Comment