Zenium dot ID, SAMBAS – Polsek Tebas dari Polres Sambas telah mengambil tindakan berdasarkan laporan warga tentang ditemukannya sebuah mayat seorang anak lelaki di pinggir sungai di bawah jembatan yang ada di Dusun Mawar, Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.
Rabu tanggal 16 April 2025 sekitar jam 11.30 WIB.
Informasi mengenai identitas korban menunjukkan bahwa nama korban adalah Wahyu (14), seorang siswa dari Dusun Cempaka, Desa Tebas Sungai.
Petugas pelaporan, yaitu Briptu Aris yang merupakan salah satu anggota Polsek Tebas, mendapatkan laporan dari penduduk setempat tentang temuan tertentu kemudian langsung memberitahukan kejadian ini pada Kapolsek Tebas.
Pasukan yang diketuai oleh Kanit Reskrim segera menuju ke lokasi guna melaksanakan pengumpulan bukti di tempat kejadiannya (TKP).
Ketika pertama kali ditemui, sang korban sudah tidak bernyawa lagi dan tergeletak miring, memakai kemeja bergambar bunga bersama celana jins pendek berwarna gelap. Di dekat tubuhnya juga ditemukan satu peralatan pemancing.
Menurut laporan dari sejumlah saksi mata, terungkap bahwa si korban telah menyampaikan salam perpisahan di awal hari dengan tujuan untuk pergi memancing secara solo.
•
Polres Sambas Menangani Temuan Mayat Laki-laki di Area Parit Jalanan Pasar Ikan Lama Pemangkat
Seorang saksi yang merupakan sahabat dekat dari korban menceritakan bahwa dirinya pernah diundang untuk ikut memancing tetapi menolak tawaran tersebut lantaran akan bersekolah. Saudara kandung serta sang ibu pun menyatakan bahwa korban telah memiliki catatan medis tentang kondisi epilepsinya yang pertama kali diderita pada bulan Maret tahun 2025.
Tim dari Puskesmas Tebas yang diketuai oleh dr. Dian melakukan pemeriksaan kesehatan eksternal dan mengkonfirmasi bahwa tidak ada indikasi adanya tindakan kekerasan pada jasad si korban.
Estimasi waktunya adalah sekitar lima jam sebelum ditemukan. Agar dapat mengetahui dengan pasti apa penyebab kematiannya, perlu dilakukan tindakan otopsi.
Tetapi famili dari orang yang terkena musibah menolak tindakan otopsi dan sudah menyertai tandatangan pada dokumen penolakan secara formal.
Kapolres Sambas lewat Kasi Humas mengeluarkan ucapan duka kepada keluarga para korban.
Polisi sudah menjalankan sejumlah langkah termasuk mengolah tempat kejadian perkara, mendapatkan keterangan dari para saksi, melindungi bukti-bukti, serta melakukan pemeriksaan medis agar proses menangani kasus ini dapat berlangsung dengan efektif dan terbuka.
– Temukan Berita Terkini Selanjutnya Di sini
GOOGLE NEWS
– Terima Kabar Populer Lewat Saluran
WhatsApp
!!!Membaca Adalah Latihan Untuk Otak Sebagai Halnya Olahraga Untuk Jasad!!!
Leave a Comment