Zenium dot ID

Ingin mengambil keputusan untuk membeli sepeda motor matic bekas Honda ADV 150 di pasar? Jangan hanya berkonsentrasi pada mesin dan transmisi variatornya saja guys.

Iya, ini adalah hal utama yang harus diperiksa sebelum membeli Honda ADV 150 bekas.

Karena masalah mesin dan CVT Honda ADV 150 mirip dengan sepeda motor matik lainnya, tak ada hal istimewa di sana.

“Peralatan dan transmisi terusik mirip dengan yang ada di sebagian besar skuter otomatis,” jelas pemilik tokoh dan pembuat aksesori dari AF Motoshop, Budi Arif Wibowo.

“Bila seluruh motor matic mengalami masalah serupa, hal itu tentu dapat terwujud, termasuk model Forza 250 buatan Thailand yang juga pernah saya jumpai dengan kondisi tersebut,” jelasnya.

Meskipun tidak memiliki gangguan kesehatan apa pun, cari saja motor Honda ADV 150 second dengan angka odometer yang tetap rendah.

“Kilometernya yang sudah tinggi menunjukkan bahwa kendaraan tersebut telah banyak digunakan,” terang Arif ketika ditemui di Jalan Gandari II Nomor 45, Ratu Jaya, Cipayung, Depok, Jawa Barat.

“Maknanya adalah aus pada mesin berbeda dengan jarak tempuh yang tetap rendah,” katanya.

Jadi, hal penting lainnya yang perlu dipertimbangkan ketika membeli Honda ADV 150 bekas adalah kondisi seluruh bodinya.

“Periksa apakah semua bagian tetap utuh, kencang, serta halus,” pesan Arif.

“Bodinya itu yang paling sulit ditemukan,” kata pemilik sepeda motor Honda ADV 150 produksi tahun 2019 tersebut.

Jangan terlupakan untuk melakukan test ride sebelum kamu membawa pulang ADV 150 bekas yang menjadi pilihanmu tersebut.

“Lalu katakan apakah jalannya nyaman atau tidak,” ujar Arif.

“Bila merasa bergetar atau bergoyang ke kanan dan kiri ketika menggunakan rem, mungkin stir kemudinya yang mengalami masalah,” katanya.

Ya, masalah ini terjadi pada seri Honda ADV termasuk Honda ADV 160.

Itu dia hal-hal terpenting yang perlu diperiksa ketika membeli sepeda motor Honda ADV 150 second hand.

Tags:

Share:

Leave a Comment