JAKARTA, ITNews

Direktur Utama PT Waskita Toll Road untuk masa jabatan 2023-2025, Daniel Fitzgerald Liman, menyampaikan bahwa Waskita akan menaati petunjuk dari pemerintah jika diminta untuk menerapkan potongan biaya jalan tol di bulan Juni-Juli 2025.

“Saya belum melihat pesannya nih. Namun, jika itu adalah saran atau himbauan, biasanya kami mengikuti,” katanya ketika ditemui di komplek parlemen, Jakarta Pusat, pada hari Senin, 27 Mei 2025.

Berikut adalah enam stimulus ekonomi yang disiapkan oleh pemerintah guna mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi domestik di triwulan kedua tahun 2025.

Salah satu insentif tersebut adalah memberikan potongan harga pada biaya jalan bebas hambatan untuk kira-kira 110 juta pemakai selama Juni dan Juli tahun 2025.

Potongan harga pada jalan tol ini bertujuan untuk mengurangi bebannya biaya transportasi bagi warga serta memfasilitasi pergerakan dan kegiatan ekonomi di seluruh wilayah.

“Diskusi awal kami melibatkan para BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) guna menyediakan potongan biaya jalan tol yang minimal setara dengan penawaran selama Idul Fitri.” Demikian kata Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (26/5/2025). Informasi ini dirangkum dari sumber tersebut.
Antara
.

Dody juga menyoroti pentingnya adanya diskusi tambahan mengenai opsi kompensasi yang mungkin diberikan oleh pemerintah kepada BUJT karena potensi pengurangan pendapatan akibat dari Diskon Tol ini.

“Penawaran potongan biaya jalan toll sesungguhnya merupakan instruksi yang diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian saat rapat koordindasi dengan tujuan memberikan insentif bagi seluruh departemen atau institusi pemerintah (K/L) terkait sehingga perkembangan ekonomi bisa dipertahankan pada level tinggi,” papar Dody.

Tags:

Share:

Leave a Comment