Laporan Reporter
Zenium dot ID
, Agustinus Tanggur
Zenium dot ID, ATAMBUA
– Untuk merayakan Paskah tahun 2025 mendatang, Panitia Paskah Paroki Katedral St. Maria Imaculata Atambua mengumumkan bahwa semua persiapan sudah dilaksanakan dengan baik. Ini mencakup berbagai aspek seperti penyelenggaraan misa Ekaristi, penyiapan area untuk kegiatan ibadah di dalam dan sekitar gereja, serta perlindungan bagi para jemaah yang diperkirakan dapat mencapai ribuan orang.
Pesta perayaan Tri Hari Suci Paskah diawali dengan Misa Kamis Putih, disusul ibadah Fajar Sabtu Suci, kemudian malam paskah (Sabtu Haleluya) hingga mencapai puncaknya pada misa hari raya Paskah.
Ananias Leto, Ketua Keamanan Gereja Katedral Atambua, menyebutkan bahwa semua persiapan sudah dikerjakan secara teliti. Dia menegaskan bahwa tim penyelenggara telah siap untuk menerima kedatangan ribuan jemaah Katolik.
“Kami telah bersiap untuk menghadapi serangkaian Misa Paska yang akan datang. Kami pun telah berhasil melewati Minggu Palma,” katanya pada Rabu, 16 April 2025 malam tersebut.
Agar bisa menampung banyaknya jemaat, komite sudah menyediakan tenda ekstra di kedua sisi gedung gereja sehingga semua orang bisa beribadah dengan tenang dan penuh ketaatan.
Penjagaan sepanjang acara diselenggarakan secara terintegrasi berkat dukungan dari Polres Belu. Pusat pos penjagaan dibangun di gerbang depan luar gereja, serta akan ada penyitaan atas bekal jemaah untuk memastikan keselamatan kolektif.
“Brimob juga akan melaksanakan proses pembersihan zona sekitar gereja. Pos pengawas utamanya terletak di bagian depan, dan para jemaat akan diberi arahan untuk tetap berada di dalam wilayah yang sudah ditetapkan,” papar Ananias.
Dia menyebutkan bahwa keamanan juga akan mencakup partisipasi dari berbagai komunitas agama, bahkan hingga pemuda-pemudi masjid yang ada di wilayah Atambua. Dia menambahkan, “Selain ikut memastikan keselamatan, mereka juga terlibat dalam membersihkan area gereja sebelum peringatan Paskah.”
“Ini merupakan wujud konkret dari toleransi dan kerjasama antar umat beragama di Belu. Ini adalah hal yang luar biasa dan perlu kami pertahankan,” katanya.
Agar bisa diikuti oleh jemaat yang tak bisa datang langsung, Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Atambua sedang mempersiapkan sistem siaran langsung. Semua acara dalam tiga hari suci tersebut akan ditayangkan melalui kanal YouTube Komsos Keuskupan Atambua.
(gus)
Tetap ikuti informasi dari Zenium dot ID ya demikan
GOOGLE NEWS
Leave a Comment