Zenium dot ID.CO.ID – JAKARTA.

Scooter elektrik menjadi lebih terkenal seiring berjalannya waktu dikarenakan sifatnya yang baik untuk lingkungan serta keefektifannya. Salah satu elemen vital yang bisa memengaruhi performa dari motor listrik tersebut ialah daya tahan baterainya.

Perusahaan produsen motor listrik sangat fokus pada pengembangan baterai. Sebagai contoh, PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), yang dikenal dengan merek United E-Motor-nya.
United E-Motor menawarkan berbagai macam sepeda motor listrik. Misalnya beberapa tipenya adalah
middle-sized scooter,
yaitu MX1200, MT1500, dan C2000, serta tipe-tipe cruise EV seperti T1800, TX1800, dan TX3000.
“Kami memperhatikan mutu, Dari
spare parts
mulai dari yang kecil sampai yang besar layaknya dinamo,
controller
hingga baterai,” ujar
General Manager
United E-Motor, seperti yang diumumkan Andry Dwinanda pada hari Rabu (16/4),
Untuk memastikan kinerja motor listrik optimum, pemberian tenaga yang sesuai amat dibutuhkan. Oleh karena itu, mengenali petunjuk baterai menjadi hal yang esensial.
Pengukur baterai memberikan bantuan kepada pemotor dalam melacak tingkat energi tersisa pada baterai. Umumnya, alat ini terdiri dari cahaya LED atau garis pada dashboard kendaraan roda dua yang mencerminkan kondisi pengisian listrik. Ini membolehkan para pengguna untuk melakukan proses pengisian ulang sebelum daya beterai benar-benar habis.
Ada dua tipe penunjuk daya baterai yang mengindikasikan performanya.
Pertama,

l

Penggunaan indikator LED, yang mencerminkan status baterai melalui berbagai warna. Ketika hijau muncul, ini menandakan bahwa baterai telah terisi penuh atau nyaris penuh dan motor sudah siap dipergunakan. Sementara itu, jika lampu menjadi merah, hal tersebut menunjukkan tingkat baterai sedang rendah; oleh karena itu, perlu di-charger sesegera mungkin guna mengantisipasi kemungkinan mesin tiba-tiba kehabisan tenaga.
Kedua
,

b

Indikator ini memperlihatkan status pengisian dayanya melalui beberapa batang. Batang-batang tersebut akan mengisi satu persatu untuk menandakan tingkat kefullan baterai. Apabila cuma ada satu batang saja yang terisi, berarti baterainya butuh segera di-charge lagi.
Berikut ini adalah sejumlah saran untuk memelihara ketahanan baterai melalui proses charging:
1. Pastikan Anda menggunakan charger asli atau yang kompatibel.
2. Hindari mengisi baterai hingga 100% secara rutin.
3. Jangan biarkan baterai terus di-charge setelah penuh tanpa dilepaskan.
4. Coba kurangi frekuensi mencapai titik nol persen dalam satu hari.
5. Gunakan casing yang tidak menyebabkan panas berlebih saat digunakan dengan power bank.
Pertama,
Charge secara berkala. Jangan membiarkan baterai benar-benar kosong. Lakukan pengisian daya ketika indikator menyala dengan warna merah.
Kedua,
gunakan charger yang sesuai.
Ketiga
,hindari pengisian berkebanyakan Usahakan untuk mengisi daya hanya sampai 80%, bukan mencapai 100%, agar performa baterai tetap terjaga dalam jangka panjang.
Penunjuk baterai di sepeda motor listrik amat vital guna mengontrol tingkat energi serta menjamin kendaraan senantiasa dalam keadaan siap dipakai. Lewat pemeliharaan yang benar, misalnya dengan melakukan pengecas secara teratur dan menggunakan charger yang cocok, baterai dapat bertahan lama sementara kinerja motornya tetap maksimal.

Tags:

Share:

Leave a Comment