Zenium dot ID, MALANG

– Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Nikita Mirzani sebagai saksi pada persidangan kasus penghinaan kepada Shandy Purnamasari yang disebabkan oleh tindakan Isa Zega, pada hari Rabu tanggal 16 April 2025.

Shandy adalah istri dari Gilang Widya Pramana yang juga dikenal sebagai Juragan 99.

Nikita Mirzani berpartisipasi dalam persidangan secara virtual melalui Polda Metro Jaya lantaran dia tengah dikarantina.

Sidang yang dilangsungkan di Aula Garuda PN Kepanjen, Kabupaten Malang, tersebut terjadi dengan sangat sengit.

Khususnya ketika Penasihat Hukum (PH) Isa Zega, Pitra Romadoni Nasution, menanyakan sesuatu kepada wanita berusia 39 tahun tersebut.

Nikita dan Pitra pernah terlibat dalam sebuah perselisihan. Hal ini terjadi karena beberapa kali Nikita menolak untuk merespons pertanyaan yang ditanyakan oleh Pitra.

Inilah yang menyebabkan Pitra marah berlebihan. Kepala Majelis Hakim, Ayun Kristiyanto bertindak sebagai perantara dalam pertikaian antara Nikita dan Pitra.

Pada persidangan tersebut, Nikita menjelaskan bahwa Shandy sebagai pemilik MS Glow menyatakan bahwa terdakwa pernah menginginkan sejumlah uang tertentu.

Nominal yang dipersoalkan oleh Nikita tidak jelas karena dia sedang berbicara dengan Shandy lewat telphone pada waktu itu.

Pada awalnya, Isa menanyakan nomor telepon Shandy lewat Dr Oky. Kemudian, tersangka tersebut sering kali mengontak Shandy dengan tujuan bertemu agar dimintai sejumlah uang, namun Shandy enggan memberikannya.

“Beberapa unggahan untuk Shandy akhirnya muncul,” ujar Nikita ketika memberi keterangannya sebagai saksi.

Nikita menambahkan bahwa beberapa unggahan oleh terdakwa menyebabkan istri Juragan 99 mengalami stres.

Dari keterangannya sendiri, Shandy pernah mengalami pendarahan lantaran sedang dalam keadaan hamil.

“Saat itu saya diberitahu bahwa asisten saya (Shandy) sedang mengalami pendarahan, Mbak Shandy menjadi sangat takut, dia jadi khawatir karena bayi dalam kandungannya dilanda kutukan kecacatan,” ungkapnya dengan tegas.

Selanjutnya, JPU memperlihatkan postingan tulisan maupun video yang diunggah oleh Isa Zega di akun Instagramnya.

Dia juga telah membacanya dan mengatakan bahwa esai tersebut ditujukan untuk Shandy, dirinya sendiri, atau sang doktor walaupun dengan sedikit perubahan arti.

Sesuai dengan pernyataan SHAUNDESHIP, menurut Nikita, ungkapan ini mengacu pada Shandy Purnamasari. Hal itu disebabkan karena dalam unggahan tersebut juga disebutkan tentang seseorang yang tengah mengandung.

Pada unggahan tersebut disebutkan bahwa MS Glow mungkin dimisahkan karena biasanya seperti itu. Dia mengatakan sendiri tentang Shandy SHAUNDESHIP yang tengah hamil memiliki skincare, dan orang saat ini yang dekat dengannya.

“Saya rasa konten dari unggahan tersebut ditujukan kepada Shandy, sebab terdapat hal penting lain di balik ini,” jelasnya.

Terpisah, Isa Zega mengatakan bahwa keterangan Nikita Mirzani dianggap bertele-tele dan memberikan kesaksian tidak benar.

Tetapi ia percaya Hakim sudah mengamati mutu saksi-saksi yang ditawarkan oleh Shandy Purnamasari.

Menurut saksi yang dikatakan sebagai fakta, semuanya sebenarnya didasarkan pada asumsi. Dia mengulangi pendapatnya sendiri, ketika kami menyodorkan bukti kepadanya, dia membantahnya,” jelasnya.

Mengingat informasi yang dianggap sebagai kepalsuan tersebut, Isa memilih untuk tidak repot-repot. Ia berencana merujuk kasus itu kepada penasehat hukumnya yang sedang memberikan bantuan padanya.

Namun, saya tidak terlalu berlebihan dalam menanggapinya, sedikit-sedikit langsung melaporkan. Sebab, saya memiliki banyak tugas dan jika tidak ada pekerjaan khusus, baru saya laporkan,” tutupnya.

Tags:

Share:

Leave a Comment