Pelajari solusi untuk soal-soal matematika di buku Kelas 5 SD halaman 189 dengan kurikulum merdeka: Identifikasi tipe tiap sudut yang ada!


Zenium dot ID

– Di Buku Pelajaran Matematika Kelas 5 SD dengan kurikulum Merdeka, terdapat halaman 189 yang termasuk dalam Bab 6 bertajuk Sudut. Halaman tersebut mempersilahkan para pelajar menyelesaikan serangkaian latihan pada sub-bagian Uji Kompetensi guna menguji pengetahuan mereka tentang ragam sudut serta penerapannya dalam aktivitas sehari-hari. Untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan bagi siswa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut tanpa bantuan dahulu sehingga bisa meningkatkan logika dan pemahaman dasar-dasar ilmu hitung tersebut.


Kunci Jawaban untuk Buku Pelajaran Matematika Kelas 5 SD di Halaman 189 Sesuai dengan Kurikulum Merdeka


Uji Kompetensi

2. Persimpangan Jalan.

Ilustrasi pada halaman tersebut (silakan rujuk ke buku) menggambarkan sebuah jalanan saat diperiksa dari perspektif pandangan atas.

a. Sesuai dengan peta rute jalur yang ada di halaman sebelumnya, tentukan apakah pernyataan tersebut adalah benar atau salah.


Jawaban

:

Sudut di antara Jalan Jalak dan Jalan Nuri merupakan yang terbesar. (Salah)

Sebabnya: Besarnya sudut di antara Jalan Jalak dengan Jalan Nuri mencapai 110°. Sedangkan, sudut terbesar yakni sudut yang dibentuk oleh Jalan Jalak dan Jalan Ketilang sebesar 130°.

ii Di gambar itu, tidak ada sudut tumpul yang tercipta dari bagian-bagian jalan. ( Salah )

Alasannya: Kemiringan di persimpangan antara Jalan Nuri dengan Jalan Bangau mencapai 90°, yang merujuk pada sudut tajam siku-siku.

iii Ukuran sudut diantara Jalan Jalak dan Jalan Ketilang adalah 130 derajat. (Sesuai)

b. Identifikasi jenis tiap sudut di bawah ini dan tandai (√) pada kategori sudut yang tepat.


Jawaban

:

Sudut di mana Jalan Jalak bertemu dengan Jalan Nuri. (Tumpul)

ii Titik persimpangan antara Jalan Nuri dengan Jalan Bangau. (Berbentuk siku-siku)

iii Sudut di mana Jalan Bangau bertemu dengan Jalan Ketilang. (Tumpul)

iv Sudut di mana Jalan Ketilang bertemu dengan Jalan Jalak. (Sudut Tumpul)

c. Menurut para ahli perencanaan kota, sudut optimal untuk pertemuan jalan adalah sudut 90 derajat. Apakah terdapat persimpangan jalan dengan konfigurasi tersebut dalam peta di atas? Bila ada, sebutkan.


Jawaban

Menurut para pakar perencanaan kota, sudut optimal untuk pertemuan jalan adalah sudut siku-siku agar memudahkan lalu lintas. Oleh karena itu, persimpangan yang paling tepat adalah saat Jalan Nuri bertemu dengan Jalan Bangau atau sebalikanya, mengingat besarnya sudut antara kedua jalanan ini mencapai 90 derajat.

d. Menurut para pakar perencanaan kota, makin sempit sudut pertemuan jalannya, makin sukar bagi kendaraan untuk melakukan manuver belok. Di gambar itu, kendaraan berasal dari arah manakah yang paling terkendala saat hendak membelok? Apa alasannya?


Jawaban

Menurut para pakar perencanaan kota, semakin sempit sudut persimpangan jalanan, maka akan semakin susah bagi kendaraan untuk melakukan manuver belok. Oleh karena itu, kendaraan akan mengalami kesulitan terbesarnya saat memutar di Persimpangan Jalan Bangau menuju Jalan Ketilang dan sebaliknya. Sudut antara kedua jalan ini hanya mencapai 25 derajat saja, sehingga menjadi yang paling kecil dibandingkan dengan simpang-simpang lainnya.


*) Disclaimer:

– Esai ini dikhususkan bagi para orangtua guna membimbing jalannya pembelajaran si anak.

– Sebelum mengecek kunci jawaban, siswa perlu mencoba menjawab soal tersebut dengan cara mereka masing-masing lebih dulu. Setelah itu, manfaatkan dokumen ini sebagai alat untuk memeriksa hasil kerja para siswa.

(Zenium dot ID/Dahlia/ Tribunnews.com/Widya)

Tags:

Share:

Leave a Comment