JAKARTA, Zenium dot ID

– PT Hutama Karya (Persero) telah mengumumkan tarif tol integrasi untuk Junction Palembang Ramp 2 (Kayu Agung-Indralaya) serta Ramp 3 (Indralaya-Kayu Agung), dengan panjang total 2,46 km, yang siap beroperasi dalam waktu dekat.

Itu didasari oleh Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (Kepmen PU) No. 400 serta 401 pada tanggal 26 Maret 2025 mengenai penetapan jenis kendaraan bermotor beserta tarifnya untuk tol ramp 2 dan ramp 3 di junction Palembang yang bakal mulai diberlakukan sebentar lagi.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menjelaskan bahwa junction memiliki peran penting dalam memfasilitasi integrasi rute tol menjadi satu dari Ruas Kayu Agung-Palembang yang dikelola oleh PT Waskita Toll Road dengan Ruas Palembang-Indralaya yang diurus oleh Hutama Karya, sehingga pengguna tidak perlu kembali ke jalur nasional.

Artikel ini menduduki posisi puncak popularitas di kanal Properti
Zenium dot ID
, Kamis (17/4/2025).

Berapakah besar tarif tolnya?

Selengkapnya baca di sini

Persiapan Jalur Tol Junction Palembang Siap Diaktifkan, Beginilah Struktarifnya

Di tengah perkembangan industri properti di Indonesia yang sedang mengalami pertumbuhan, para broker berperan penting sebagai jembatan antara developer, pemilik, serta pembeli atau penyewa potensial.

Tugas seorang agen properti bukan hanya terbatas pada posisi sebagai penghubung saja, melainkan juga mencakup memberikan pendidikan tentang pasar, melakukan analisis harga yang adil, serta menerapkan taktik promosi yang efisien dan sesuai target.

Maka dari itu, fungsi agen properti profesional saat ini tidak hanya sebagai pilihan tambahan, tetapi telah menjadi suatu keharusan yang tak bisa disepelekan oleh para pembeli.

Selanjutnya baca di sini

Ingin Menjual atau Membeli Properti? Kontak 9PRO dengan Jaringan Partner Terkemuka

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan bahwa program perumahan bersubsidi bagi jurnalis tidak bertujuan sebagai upaya pengepungan atau penyensoran terhadap pers.

“Ara menyatakan bahwa mereka bermaksud baik dan jurnalis tetap bisa mengkritik mereka. Menurutnya hal ini bukan upaya untuk membungkam para jurnalis,” ujar Ara ketika diwawancara setelah peninjunya ke Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat pada hari Selasa, 15 April 2025.

Dia menyebutkan bahwa jurnalis, yang merupakan pilar keempat demokrasi, berhak memiliki kehidupan yang makmur, termasuk dalam hal tempat tinggal.

Selengkapnya baca di sini

Balas Kritikan Terhadap Rumah bagi Jurnalis, Ara: Bukan Usaha Penyensoran

Tags:

Share:

Leave a Comment