Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menunjukkan penurunan pada sesi perdagangan Kamis (17/4).

Analyst dari Phintraco Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus berfluktuasi dalam jangkauan dukungan-resistensi antara 6300 hingga 6500, dan cenderung mengalami penurunan menuju level 6350-6375 pada hari Kamis (17/4).

“Secara teknikal, kondisi overbought pada Stochastic RSI meningkatkan kemungkinan adanya koreksi lebih lanjut,” demikian catatan analis Phintraco Sekuritas dalam laporannya, Kamis (17/4).

Dalam aspek fundamental sentimen global, kondisi pasar saat ini tetap dipengaruhi oleh faktor-faktor psikologis menjelang liburan panjang di akhir minggu ini. Ketidakpastian terhadap konsistensi keputusan pemerintah Amerika Serikat untuk mengenalkan tarif balasan dengan penundaan selama 90 hari serta eksklusi beberapa produk elektronik dari aturan tariff itu, membuat investor meragukan situasi ini.

Terdapat keprihatinan terkait kemungkinan adanya perubahan kebijakan atau implementasi tarif baru dalam beberapa hari ini. Hal tersebut disebabkan karena China sampai saat ini belum memberikan kesempatan bagi proses negosiasi dengan Amerika Serikat, walaupun sudah ada usaha-usaha yang dilancarkan oleh pihak AS guna mempengaruhi Tiongkok.

“Terkait masalah tersebut, tim perundingan Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Airlangga Hartarto diberitakan terus melanjutkan pembicaraan dengan pihak pemerintahan Amerika Serikat. Para pelaku pasar tetap berharap adanya informasi baik dari usaha negosiasi ini,” tambah analisis dari Phintraco Sekuritas.

Saham-saham yang bisa dipantau pada hari Kamis (17/4) antara lain adalah MAPI, MTEL, KLBF, JSMR serta PSAB

Analis dari MNC Sekuritas mengestimasi dalam skenario negatif, diprediksi bahwa IHSG saat ini sedang berada di tahap awal Wave B. Oleh karena itu, IHSG memiliki kesempatan untuk terus meningkat dengan tujuan berikutnya yang berkisar antara 6.510 hingga 6.678.

“Meskipun demikian, dalam skenario paling buruk yang diproyeksikan, indeks tersebut diyakini tengah berada di tahap gelombang (iii) dari gelombang [v], sehingga ada kemungkinan adanya koreksi lebih lanjut dimana IHSG dapat merosot hingga level 5.633 sampai 5.770,” tulis para analisis MNC Sekuritas dalam laporannya, Kamis (17/4).

Analyst dari MNC Sekuritas selanjutnya menyarankan agar saham ADRO, MBMA, PTRO, serta RATU menjadi fokus utama pada sesi trading hari Kamis (18/4).

IHSG berakhir melemah sebesar 41,628 poin atau 0,65 persen di posisi 6.400,054 saat sesi jual beli ditutup pada hari Rabu (16/4).


Pernyataan Pembebasan Tanggung Jawab: Semua keputusan terkait investasi adalah murni berdasarkan pertimbangan serta kesimpulan Anda sendiri. Informasi yang disajikan di sini tidak bertujuan sebagai dorongan bagi pembaca untuk melakukan transaksi dalam bentuk produk investasi apapun.

Tags:

Share:

Leave a Comment