Human Initiative secara resmi mengumumkan peluncuran program Sebar Qurban 2025 guna memperingati Hari Raya Idul Adha tahun 1446 Hijriah.
Kick off
dan
launching
Sebar Qurban 2025 dilakukan
offline
Di Dusun Namasula, Desa Haya, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, pada hari Rabu tanggal 16 April.

Pada tahun ini, Human Initiative membawa semangat bertema ‘Sumbangan Bersama Memperkokoh’, berharap untuk meningkatkan kesadaran sosial dan kerjasama di kalangan masyarakat agar dapat menciptakan pengaruh positif yang lebih besar lagi.

Menurut
Vice President
Inisiatif Manusia, Bambang Suherman, Idul Adha serta penyembelihan hewan qurban adalah momentum signifikan bukan hanya untuk melaksanakan ritual agama, namun juga membagikan kemanfaatan dan berkah kepada sejumlah besar orang.

Di Indonesia, kesenjangan dalam mengonsumsi daging masih menjadi masalah utama bagi sebagian penduduk yang berdomisili di wilayah-wilayah 3T (termarginalkan, tertinggal, dan perbatasan). Salah satu akibat langsung dari kondisi tersebut adalah dampak negatif terhadap perkembangan fisik anak-anak, seperti stunting atau gangguan nutrisi lainnya.

Berdasarkan banyak penelitian, daging hasil pemotongan hewan qurban cenderung terkonsentrasi di daerah perkotaan. Namun demikian, area-area perdesaan sering kali tidak ikut merasakan kesenangan Idul Adha ini. Di berbagai lokasi bahkan ada tradisi lokal di mana warga berkumpul dan mengumpulkan uang untuk dapat membeli ternak kurban,” ungkap Bambang dalam pidato pembukaannya.

Bambang menyatakan bahwa Human Initiative mengadopsi tiga prinsip utama dalam setiap momen pengorbanan, yakni keterjangkauan, kesesuaian dengan hukum agama, serta dampaknya yang meluas.

“Harapan kami berdasarkan tiga aspek tersebut yaitu agar Inisiatif Kurban Manusia Sebar 2025 dapat dijangkau sesuai dengan harga yang ditetapkan, bekerjasama dengan para petani ternak, sehingga memungkinkan semua individu untuk melakukan kurbangan serta daerah-daerah terpencil pun dapat merasakan manfaatnya pula,” ungkap Bambang.

Dia juga menginginkan agar antusiasme publik tetap berkembang, supaya tingkat keterlibatan dalam program Sebar Qurban dapat meningkat lebih jauh lagi, sama halnya dengan kelompok yang mendapatkan manfaat dari kegiatan ini.

“Bila masyarakat terlibat lebih aktif dalam acara qurban ini, maka jumlah persediaan yang dapat kami sediakan pun akan semakin bertambah,” jelasnya.

Mengapa Penyebaran Hewan Kurban pada Tahun 2025 Terjadi di Maluku?

Ternyata, terdapat alasannya sendiri kenapa Maluku dijadikan sebagai daerah
kick off
Distribusi Qurban Tahun 2025. Berdasarkan informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku, presentase kemiskinan di daerah Maluku untuk tahun 2024 mencapai angka 15,78%. Nilai tersebut tetap lebih tinggi dibandingkan dengan purata keseluruhan tingkat kekurangan nasional yang sebesar 9,36%.

Alasannya salah satunya ialah bahwa Provinsi Maluku tetap menderita dengan angka kemiskinan yang tinggi disebabkan oleh adanya kepulauan-kepulauan kecil yang tersebar dan susah untuk dicapai. Akibatnya, logistik pertanian sering kali menemui kendala dalam hal pendistribusian, sehingga membuat harga barang-barang menjadi semakin naik.

“Maluku mencerminkan ketidaknyamanan kami terhadap kondisi Indonesia. Tempat yang menawan dengan lautan yang memesona, namun panorama memukau ini tak menggambarkan seluruh aspek kualitas hidup warganya. Fenomena serupa dapat ditemui di berbagai daerah di tanah air,” jelas Bambang.

Oleh karena itu, kehadiran Sebar Qurban di Maluku pada tahun ini dapat berkontribusi sebagai bagian dari usaha kolektif untuk mengatasi tantangan-tantangan yang berkaitan dengan kualitas hidup warga lokal. Ini mencakup persoalan gizi serta disparitas konsumsi daging.

Peluncuran
kick off
Sebar Qurban 2025 di Maluku juga mendapatkan pujian dari Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir. Dia menyatakan bahwa Human Initiative sudah membuktikan kesungguhan mereka dalam menyebarkan kemanfaatan serta mengurus titipan dari para penyumbang qurbannya, yang datang dari beragam lapisan masyarakat dan wilayah.

Menurut dia, program Sebar Qurban tidak hanya bertujuan membagi-bagikan daging qurbannya secara merata, melainkan juga mencerminkan wujud konkret dari rasa empati dan persatuan dalam masyarakat. Selain itu, program tersebut juga memiliki komitmen kuat untuk mengakomodasi kelompok orang yang tinggal jauh di pelosok serta mereka yang sebelumnya kesulitan mendapatkan ternak untuk dikurbankan.

“Inisiatif Manusia bertindak sebagai penghubung yang memperkuat relasi sosial di antara individu, komunitas, hingga daerah. Konsep ‘Penyekaran Bersama Memperkokoh’ sangat sesuai dengan jiwa persaudaraan yang kami upayakan untuk terus dikembangkan di kalangan masyarakat Maluku Tengah. Prinsip musyawarah, membantu satu sama lain, serta menjalani perbedaan bersama-sama sudah menjadi identitas kita,” ungkap Zulkarnain.

Dia juga menginginkan pembagian hewan korban bagi warganya dapat dilakukan secara merata dan akurat agar keuntungan dari ibadah tersebut terwujud.

Rencana Human Initiative di Maluku adalah untuk menyiapkan 450 ekor sapi sebagai ternak korban. Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan dibanding tahun lalu, yang saat itu hanya mencapai sekitar 100 ekor sapi.

Untuk menjamin pembagiannya adil dan disesuaikan dengan keperluan setiap area, Bambang mengonfirmasi bahwa timnya sudah menjalin kerja sama dengan beberapa komunitas lokal. Ini mencakup pengawasan dari daftar orang yang akan mendapat manfaat sampai prosedur distribusinya ketika daging-daging itu telah dikurbankan.

Program Sebar Qurban 2025 bertujuan untuk mendistribusikan sumber daya ke seluruh 25 provinsi serta 116 kabupaten atau kota, dengan fokus utama pada daerah Indonesia bagian timur. Selain itu, Human Initiative juga mengincar bantuan internasional di sembilan negara lainnya termasuk Palestina, Myanmar, Thailand, Filipina, Nigeria, Somalia, Uganda, Kenya, dan Tanzania.

Human Initiative juga menyediakan pilihan qurbani dengan harga terbaik, sesuai dengan area operasional mereka. Harga untuk berqurbani dimulai dariRp 1.900.000 hingga Rp 3.500.000. Untuk mendapatkan detail lebih lanjut, kunjungi solusipeduli.org/kurban.

Tags:

Share:

Leave a Comment