Laporan Jurnalis dari Zenium.dot.id oleh Supriyanto Ucok


Zenium dot ID, PALU –

Pesantren Anwarul Quran akan menyelenggarakan acara Haul AGH Abd Wahab Zakariya pada hari Senin, tanggal 12 Mei 2025.

Pesantren Anwarul Quran terletak di Jalan Tanderante, Kelurahan Kabonena, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah dan dikelola oleh Mayyadah, anak sulung dari “Anregurutta” atau Tuan Guru Abd Wahab Zakariya.

AGH Abd Wahab Zakariya merupakan seorang ulama asli dari Sulawesi Selatan dan juga orang pertama yang mendirikan pesantren khusus untuk putra di DDI Mangkoso, sebuah lembaga pendidikan Islam terkenal di Sulsel.

AHG Abd Wahab Zakariya dilahirkan pada 19 Desember 1947 dan meninggal dunia pada tanggal 13 Mei 2012.

Mayyadah menyebutkan bahwa sejumlah siswanya pernah melaksanakan acara untuk merayakan hari meninggalnya AGH Abd Wahab Zakariya.

“Peringatan kematian Andargorotta dilakukan pada tahun 2013, namun tidak dalam bentuk haul, melainkan sebagai peluncuran buku oleh seluruh santri dan alumni-nya,” jelasnya.

Mayyadah mengatakan bahwa sejak saat itu, tak ada lagi perayaan kematian AGH Abd Wahab Zakariya karena para mantan pelajar yang menyebar ke seluruh wilayah.

Mayyadah mengatakan bahwa AGH Abd Wahab Zakariya mempunyai sekitar 1.000 peserta didik yang terdistribusi di berbagai daerah seperti Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Papua.

AHG Abd Wahab Zakariya pun telah menghasilkan berbagai santri unggul.

Antara lain Ketua MUI Makassar Mustamin Arsyad serta Wakil Ketua DPW PKB Sulawesi Tengah Muhammad Safri.

Mayydah menyatakan bahwa acara Haul kali ini bermula dari ide santri AGH Abd Wahab Zakariya.

“Sesudah bulan Ramadhan, sejumlah alumni berupaya menginisiasi acara tersebut, tetapi mereka lebih memilih untuk melaksankannya di luar kawasan Sulawesi Selatan,” jelasnya.

“Pelopor acara haul tersebut adalah Anggota DPRD Sulteng Safri. Karena itu, dia mengusulkan agar kegiatan tersebut dilaksanakan di Kota Palu, lebih spesifik lagi di pesantren ini,” jelas Pengasih Pesantren Anwarul Quran saat berbicara dengan ZeniumdotID.

Acara itu direncanakan akan berjalan selama dua hari pada tanggal 11 dan 12 Mei 2025.

Mayyadah berencana untuk mengajak alumni, perwakilan dari pemerintahan wilayah Sulawesi Tengah, serta sejumlah figur terkemuka di tingkat nasional.

“Sasaran minimum adalah 1.000 alumni, termasuk tokoh-tokoh nasional seperti Pendiri Bosowa Aksa Mahmud, dan Wakil Presiden untuk masa jabatan 2014-2019, Jusuf Kalla,” katanya.(*).

Tags:

Share:

Leave a Comment