SUMBAWA, Zenium dot ID
– Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori, melaksanakan kunjungan tak terduga (sidak) ke kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) pada hari Rabu, 16 April 2025.
Pada saat itu, Ansori diiringi oleh Sekretaris Daerah Sumbawa, Budi Prasetyo.
Hasil pengawasan mendadak sangat menyayat hati karena terdapat banyak pekerja yang pergi dari tempat kerja saat jam operasional masih berlangsung.
Ini tampak dari berlimpahnya tempat duduk yang tidak terisi di area pekerjaan.
Ansori menggarisbawahi pentingnya ASN untuk menjadi panutan yang positif, meskipun pada kenyataannya hal tersebut belum tercapai seperti yang diharapkan.
Hari ini aku mengunjungi kantor Dikbud secara tiba-tiba dan rasanya sangat mengecewakan dengan kondisi yang kami temui.
Ternyata banyak pegawai negeri sipil yang bolos, tak datang bekerja, dan banyak kantor yang terbengkalai saat jam operasional. Beberapa orang mengaku sedang sakit, menghadiri acara pernikahan, atau berkonsultasi di luar kota,” jelas Ansori.
Inspeksi ini dilaksanakan guna mengecek performa dari para pegawai negeri sipil dengan cara yang lebih langsung.
Ansori menganggap bahwa performa dan disiplin dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sungguh menyedihkan, meskipun mereka harusnya bisa jadi teladan untuk pekerja lainnya.
“Menjadi vital untuk memahami alasan kami perlu secepatnya melaksanakan sistem meritokrasi dalam birokrasi sehingga mereka yang bertugas di pemerintahan ini adalah individu-individu yang kompeten dengan tanggung jawab kuat terhadap pekerjaan dan kewajiban mereka,” jelasnya.
Ansori menyatakan bahwa dia bersama dengan Bupati Sumbawa akan mengadakan penilaian atas performa Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan berjanji untuk memposisikan individu-individu yang memiliki integritas serta keahlian di bidangnya dalam melaksanakan fungsi-fungsi pemerintahan.
“Tujuan kami adalah menciptakan birokrasi yang jernih, terbuka, bertanggung jawab, dan bermoral, sambil memberikan prioritas kepada Aparatur Sipil Negara yang memiliki keahlian dan performa superior,” katanya.
Ansori pun menekankan bahwa suasana kantor yang sunyi bisa mempengaruhi kualitas layanan serta efesiensi pekerjaan menjadi tidak optimal.
Dia berharap bahwa setelah inspeksi mendadak ini, semua Pegawai Negeri Sipil tidak akan mengajukan permohonan izin untuk alasan apa pun, khususnya ketika sedang bekerja.
“Fokus pada pelayanan dan kerja bagi warga Kabupaten Sumbawa perlu terus ditingkatkan,” demikian katanya.
Leave a Comment