Zenium dot ID
Setelah Cianjur serta Bandung, gempa baru-baru ini mengejutkan Sukabumi di Jawa Barat, dengan hipocentrumnya berada di perairan, pada hari Kamis tanggal 17 April 2025 petang.
BMKG melaporkan bahwa gempa bumi yang terjadi di Sukabumi, Jawa Barat berlangsung pada pukul 15:04 WIB dan memiliki kekuatan sebesar Magnitudo 2,7.
BMKG mengindikasikan bahwa titik pusat guncangan tersebut terletak di perairan, sejauh 80 Kilometer ke arah tenggara dari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Episentrum guncangan gempa terletak di ketinggian 16 km.
Perkembangan terbaru gempa dengan magnitudo 2.7 pada tanggal 17 April 2025 pukul 15:04:25 WIB, lokasi berada di titik koordinat 7.71 LS – 106.56 BT atau sejauh 80 kilometer ke arah tenggara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dan kedalaman hiposentrumnya mencapai 16 Kilometr. Laporan ini dikirim oleh BMKG melalui akun resmi mereka @bmkgwilayah2 pada hari Kamis (17/4/2025) sore.
Sebelumnya, pada hari Kamis tanggal 17 April 2025, gempa bumi paling baru menggetarkan kota Bandung. Pusat dari guncangan ini berada di perairan dekat Jawa Barat selama siang hari tersebut.
BMKG melaporkan bahwa gempabumi yang terjadi di Bandung, Jawa Barat berlangsung pada pukul 14:22 WIB dan memiliki magnitudo sebesar 2,2.
BMKG menyatakan bahwa episentrum gempa terletak di daratan, tepatnya 113 km ke arah Barat Daya dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Episentrum guncangan gempa terletak di ketinggian 15 km.
Update gempa berkekuatan 2.2 magnitudo pada tanggal 17 April 2025 pukul 14:22:33 WIB. Lokasi terjadi di koordinat 7.94 LS – 107.08 BT atau sekitar 113 kilometer barat daya Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dalam kedalaman 15 Kilometer. Laporan ini dikirim oleh BMKG melalui akun X @bmkgwilayah2 pada hari Kamis (17/4/2025) sore.
Sebelumnya, gempa bumi paling baru yang mengejutkan terjadi di Jawa Barat dan berpusat di daratan Cianjur pada hari Kamis, tanggal 17 April 2025, sekitar waktu tengah hari.
BMKG melaporkan bahwa gempabumi yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat berlangsung pada pukul 13:23 WIB dan memiliki kekuatan sebesar Magnitudo 2,6.
BMKG menyatakan bahwa episentrum gempa terletak di area daratan, tepatnya 5 Kilometer arah Baratdaya dari Kabupaten Cianjur, yang berada di Provinsi Jawa Barat.
Episentrum guncangan gempa terletak di kedalaman 6 Kilometer, yang merupakan jenis gempa dangkal.
BMKG juga menginformasikan bahwa getaran dari gempabumi itu terasa di Kecamatan Cianjur dengan Tingkat intensitas MMI II-III dan di Kecamatan Cugenang dengan Tingkat intensitas MMI II.
“Perbarui Informasi Gempa Magnitudo: 2.6 pada tanggal 17-Apri-25 pukul 13:23:08 WIB, lokasi: 6.85 LS – 107.10 BT (5 km barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat), kedalaman: 6 Kilometer, terasa di Kecamatan Cianjur tingkat intensitas II-III MMI dan Kecamatan Cugenang tingkat II MMI ::BMKG,” demikian disampaikan oleh BMKG melalui akun X @bmkgwilayah2, Rabu (16/4/2025) malam.
Sebelumnya, pada Rabu (16/4/2025) malam, gempa bumi terbaru di Jawa Barat menyenggol Kota Bandung dan memiliki hipocenter di daratan.
BMKG melaporkan bahwa guncangan gempabumi yang terjadi di Bandung, Jawa Barat berlangsung pada pukul 21:28 WIB dan memiliki kekuatan skala Richter sebesar 1,8.
BMKG mengindikasikan bahwa titik pusat guncangan terletak di daratan, tepatnya 36 kilometer arah barat daya dari Kabupaten Bandung, yang berada di Provinsi Jawa Barat.
Episentrum guncangan gempa terletak di ketinggian 6 km, yang merupakan jenis gempa dangkal.
“Peringatan Guncangan Gempa Magnitudo: 1.8 pada tanggal 16 April 2025 pukul 21:28:43 WIB, lokasi: 7.35 LS – 107.51 BT (36 km ke arah Barat Daya Kabupaten Bandung, Jawa Barat). kedalaman: 6 Km ::BMKG,” postingan ini dibagikan oleh BMKG melalui akun X @bmkgwilayah2, Rabu (16/4/2025) malam.
Sebelumnya, pada Rabu (16/4/2025) pagi, gempa bumi paling baru menggetarkan wilayah Cianjur, yang berpusat di daratan Jawa Barat.
BMKG melaporkan bahwa gempabumi yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat berlangsung pada pukul 09:27 WIB dan memiliki magnitudo sebesar 2,5.
BMKG mengindikasikan bahwa episentrum gempa terletak di area daratan, tepatnya 8 Kilometer ke arah Timur Laut dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Episentrum guncangan gempa terletak di ketinggian 5 Kilometer, yang merupakan jenis gempa dangkal.
BMKG juga mengatakan bahwa getaran dari gempabumi yang pusarnya ada di Cianjur terasa di Kecamatan Karangtengah dengan skala intensitas MMI II hingga III.
“Perbarui Informasi Gempa Magnitudo: 2.5 pada tanggal 16-Apr-25 pukul 09:27:35 WIB, Lokasi: 6.77 LS – 107.20 BT (8 km ke arah Timur Laut dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat), kedalaman: 5 Km, terasa di Kecamatan Karangtengah II-III dengan intensitas MMI menurut BMKG,” demikian disampaikan oleh BMKG melalui akun X @bmkgwilayah2, Rabu (16/4/2025) pagi.
Berikut adalah langkah-langkah yang harus Anda ambil ketika gempabumi terjadi:
1. Tetap tenang
Ketika gempa terjadi, usahakan agar jangan sampai panik dan tetaplah tenang!
Bernafas panjang-panjang, kemudian perhatikan lingkungan Anda dan carilah lokasi yang aman sebagai tempat berteduh.
2. Di dalam rumah
Apabila ketika guncangan terjadi sedang berada di kamar hotel, coba lakukan upaya penyelamatan diri serta bantulah orang-orang di sekitar Anda.
Bersembunyi di bawah meja merupakan lokasi ideal untuk menjaga diri dari jatuhnya objek saat guncangan gempa.
Selanjutnya, tutupilah kepalamu menggunakan sesuatu yang lembut.
Sebagai contoh bantal, helm, ataupun papan. Namun cara termudah adalah dengan menggunakannya dengan posisi berbaring telentang.
3. Di luar ruangan
Apabila ketika gempa berlangsung Anda tengah berada di luar bangunan, langkah awal yang perlu diambil ialah menghampiri area terbuka dengan cara menjauhi struktur bangunan serta tiang-tiang listrik.
Tenanglah dengan mengambil nafas yang panjang dan tidak melakukan apa-apa.
Karena umumnya setelah gempabumi pertama akan mengikuti gempabumi susulan.
4. Di kerumunan
Apabila pada waktu tersebut kamu tengah berada dalam keramaian, umumnya akan timbul ketakutan yang meluas.
Agar mencegahi hal itu, cermati instruksi dari tim SAR dan upayakan segera berpindah ke anak tangga darurat guna mencapai area terbuka.
5. Pada pegunungan atau di daerah berkelanjutan tinggi
Apabila gempa terjadi ketika Anda sedang di pegunungan, pindahlah ke area yang lebih terbuka sebagai tempat perlindungan.
Jauhi area di sekitar lereng gunung karena berisiko terjadi tanah longsor yang dapat membahayakan nyawa.
6. Di laut
Gelombang tsunami dapat disebabkan oleh guncangan yang terjadi di dasar lautan.
Apabila gempa bumi tersebut terjadi, pindahlah menuju daerah yang lebih tinggi.
7. Di dalam kendaraan
Untuk mereka yang tengah beperjalanan ketika guncangan gempa terjadi, sebaiknya berpegang kuat agar tidak jatuh.
Berkaslah di area terbuka dan hentikan perjalananmu di situ.
Skala Gempa
Diketahui bahwa getaran gempa diukur menggunakan skala MMI.
Berikut adalah skala MMI yang diambil dari situs web BMKG:
I MMI
Gelombang guncangan dari gempa tidak bisa dirasakan kecuali dalam situasi sangat istimewa dan hanya oleh sebagian orang.
II MMI
Goncangan dari gempa dirasakan sebagian orang, dan objek-ringan yang tergantung seperti lampu gantung pun berayun-ayun.
III MMI
Guncangan gempa terasa sekilain di dalam rumah.
Guncangan dari lantai teras tampak seperti meningkat saat truk sedang bergerak.
IV MMI
Di waktu siang hari, suara itu bisa didengar oleh sebagian besar orang di dalam rumah, sementara hanya segelintir yang ada di luar mendengarnya juga. Gera bangka pecah, jendela serta pintu bergetar bahkan retak, disertai dengan bunyi dinding yang ikut menggelegar.
V MMI
Guncangan gempa bumi bisa dirasakan sebagian besar masyarakat; mereka panik lari ke sana kemari, piringan keramik retak, peralatan jatuh berserakan, tiang serta objek besar nampak goyang-goyang, sedangkan ayunan pada bel mengendap tidak bergerak.
VI MMI
Gelombang guncangan dari bencana alam tersebut terasa oleh setiap individu.
Banyak orang kaget dan segera pergi, plesteran tembok lepas dan ceroboh asap pabrik hancur, namun hanya mengalami kerusakan kecil.
VII MMI
Setiap orang di dalam rumah pergi.
Rumah mengalami kerusakan kecil namun memiliki struktur dan konstruksi yang solid.
Pada struktur yang memiliki kualitas kurang memadai, muncul keretakan dan bahkan kehancuran, sementara itu cerobong asap juga patah.
Dan getarannya bisa dirasakan oleh penumpang di dalam kendaraan tersebut.
VIII MMI
Rusak kecil di gedung berkonstruksi tangguh.
Retak pada struktur gedung yang tidak memadai, tembok lepaskan diri dari rangka bangunan, cerobong asap pabrik serta patung runtuh, air menjadi kotor.
IX MMI
Rusaknya struktur bangunan yang kokoh, bagian kerangkanya berubah bentuk dan tak lagi tegak, disertai munculnya retakan di mana-mana.
Kediaman itu seolah berpindah dari dasar aslinya. Saluran air di dalam bangunan tersebut patah.
X MMI
Gedung berbahan dasar kayu yang kokoh hancur, kerangka hunian melepaskan diri dari fondasi, permukaan bumi retak dengan garis lengkung, material tanah mengalir turun di setiap aliran air serta area-area miring.
XI MMI
Gedung-gedung yang tersisa sangat terbatas.
Jembatan rusak, terjadi lembah.
Saluran bawah tanah menjadi tak berguna, permukaan tanah retak, dan jalur kereta pun jadi membentuk lengkungan.
XII MMI
Benar-benar hancur, terlihat ombak di atas permukaan tanah.
Lanskap menjadi suram, objek dilempar ke angkasa.
Lainnya dapat membacakan berita dari Zenium dot ID untuk Anda.
GoogleNews
Leave a Comment