Zenium dot ID
, JAKARTA – Banyaknya tenaga honorer yang bersaing dalam ujian PPPK fase kedua cukup signifikan. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif F., jumlah peserta yang berpartisipasi dalam seleksi kompetensi untuk PPPK gelombang ke-2 mencapai angka 869.991 individu.
Begitu pula dengan penyebarannya, terdapat 869.962 peserta di titik lokasi (tilok) dalam negara serta 29 tilok di luar negeri.
“Maka, sebanyak 869.991 peserta akan menjalani uji kompeten yang berlangsung dari tanggal 22 April hingga 16 Mei,” jelas Prof. Zudan saat diwawancara oleh JPNN pada hari Kamis, 17 April.
Prof. Zudan menyatakan bahwa babak kedua dari tes PPPK akan dilaksanakan mulai tanggal 22 April. Tenaga honorer juga diharuskan untuk mempersiapkan dirinya dalam mengikuti proses seleksi tersebut.
“Para honorer yang sudah dimasukkan ke dalam database BKN serta mereka yang tidak termasuk dalam database tetapi mendaftar pada proses seleksi PPPK fase kedua akan mengikuti ujian sejak tanggal 22 April 2025,” jelas kepala BKN.
Dia menyatakan bahwa ujian keterampilan PPPK tahapan kedua ini dilaksanakan secara bertahap bukannya bersamaan. Proses seleksinya akan berjalan sampai tanggal 16 Mei 2025.
Dengan demikian, baik panselda maupun pansel instansi diberi jangka waktu penyelenggaraan ujian mulai tanggal 22 April hingga 16 Mei tahun dua ribu dua puluh lima.
Pada waktu yang sama, Sekretaris Jenderal DPP Forum Honorer Non-Kategori Dua Indonesia Tenaga Kependidikan (FHNK2I Tendik), Herlambang Susanto, menyatakan bahwa hingga kini mereka masih berusaha mendapatkan detail tentang kapan proses pencetakan Kartu Ujian dapat dilakukan.
Hingga saat ini, kartu tes peserta ujian SKD belum muncul di SSCASN nih, makanya belom bisa mencetak kartu tesnya.
“Kemarin malam pula, ada pertanyaan dari berbagai wilayah tentang kartu tes yang belum muncul di akun SSCASN mereka sendiri,” jelas Herlambang.
Dia berharap hari ini telah tiba sehingga dia dapat mencetak kartu uji tersebut, karena Jumat, 18 April 2025 adalah libur nasional.
Hal ini bertujuan agar tenaga honorer dapat bersiap dengan baik dan tidak terburu-buru karena jarak antara proses pencetakan dan jadwal ujiannya.
“Hingga saat ini, saya terus berusaha merancang ulang latihan soal agar dapat diselesaikan bersama teman-teman,” jelasnya.
Sebelumnya, proses seleksi PPPK fase kedua akan memulai serangkaian kegiatan dengan mengumumkan daftar peserta beserta waktu dan lokasi ujiannya, yang direncanakan antara tanggal 9 sampai 16 April 2025.
Pelaksanaan ujian untuk seleksi kompetensi, sesuai dengan jadwal tahapan yang telah ditentukan, adalah dari tanggal 17 April hingga 16 Mei 2025.
Akan tetapi, jadwal itu mengalami perubahan usai BKN merilis revisi terkait timeline ujian PPPK tahap kedua.
(esy/jpnn)
Leave a Comment