Barcelona yang mewakili Spanyol serta Arsenal sebagai perwakilan dari Inggris berhasil mencapai babak semifinal Liga Champions UEFA bersama-sama dengan Inter Milan dan Paris Saint-Germain (PSG). Nantinya, dalam pertandingan semi-final, Barcelona akan menghadapi Inter Milan sementara Arsenal bertemu dengan PSG.
Perfoma Barcelona dan Arsenal di babak delapan besar sungguh luar biasa. Barcelona mengeliminasi tim Jerman Borussia Dortmund dengan skor total 5-3 (memenangi pertandingan pertama 4-0 dan kalah pada leg kedua 1-3). Di sisi lain, Arsenal berhasil mendepartasikan klub Spanyol yaitu sang raksasa Eropa, Real Madrid melalui agregat gol 5-1 (meraih kemenangan 3-0 dalam pertemuan pertama serta memperoleh hasil akhir 2-1 saat bertemu yang terakhir kali).
Itu berbeda dari Inter Milan dan PSG yang cuma berhasil menang tipis atas tim-tim mereka masing-masing. Inter maju ke babak semifinal usai mengalahkan juara Bundesliga Bayern Munich lewat skor agregat 4-3 (memenangi pertandingan pertama 2-1 dan seri di partai kedua 2-2). Sementara itu, PSG lolos karena meruntuhkan klub asal Inggris Aston Villa dengan total poin agregat 5-4 (mengklaim kemenangan 3-1 pada leg pertama namun dikalahkan 2-3 dalam laga kedua).
Di luar penampilan yang sangat mengesankan di babak delapan besar, kinerja Barcelona dan Arsenal pada putaran sebelumnya pun terbilang memikat. Kedua tim ini maju ke tahap gugur sebagai peserta langsung berkat finish di urutan kedua dan ketiga dalam “Laga Babak Liga”.
Barcelona dan Arsenal setiap timnya meraih 19 poin. Hanya ada selisih dua poin antara kedua klub dengan sang juara “Liga Babak” Liverpool.
Oleh karena itu, meskipun tidak mengurangi kemampuan Inter Milan dan PSG, Barcelona dan Arsenal tampaknya lebih siap dan pantas untuk bertarung di partai final Liga Champions UEFA yang akan digelar di Munich tersebut.
Mengevaluasi keempat tim semifinalis Liga Champions musim ini dapat disebut cukup sederhana berdasarkan hasil “Babak Liga”. Selain PSG, tiga tim tersisa merupakan yang terbaik dalam tabel akhir “Babak Liga”.
Barcelona menempati peringkat kedua, Arsenal berada di peringkat ketiga, sementara Inter Milan ada di peringkat keempat. Di sisi lain, PSG terhenti di posisi kelima belas.
Agar dapat mencapai tahap perempatfinal, PSG harus menyelesaikan babak play-off terlebih dahulu. Pada babak play-off ini, PSG bertemu dengan klub asal Prancis lainnya, Brest.
Pada babak delapan besar, Paris Saint-Germain berhadap-hadpan melawan pemenang grup Liga Champions, yaitu Liverpool. Dalam pertandingan pertama, PSG dikalahkan oleh The Reds dengan skor 0-1. Akan tetapi dalam laga kedua, tim asal Prancis itu berhasil membalas kekalahannya dengan hasil yang sama.
Maka hasil agregat antara PSG dan Liverpool adalah 1-1. Laga kemudian diteruskan ke perpanjangan waktu selama 2 x 15 menit.
Namun posisi tidak berubah, totalnya masih 1-1, jadi kedua kesebelasan perlu mengadakan pertandingan adu penalti.
Akhirnya PSG mampu meraih kemenangan. Dalam laga tersebut, tim asal Paris itu unggul atas Liverpool setelah melalui perpanjangan waktu adu penalti dengan skor 4-1.
Jika Liverpool berhasil menang di pertandingan babak 16 besar, maka empat tim semi-finalis Liga Champions akan berasal dari keempat posisi teratas pada “Babak Liga”. Ini secara jelas mencerminkan tabel akhir “Babak Liga”.
Dalam kasus ini, PSG mungkin saja “sangat beruntung”. Mereka sempat mengalami kesulitan di “Grup Liga”, tetapi pada akhirnya berhasil mencapai babak semifinal Liga Champions musim ini setelah Liverpool yang menduduki posisi teratas “Grup Liga”.
Jika Barcelona dan Arsenal benar-benar lebih siap dan pantas untuk bermain di final Liga Champions musim ini, maka kedua tim tersebut pasti dapat menumbangkan lawan mereka di babak semifinal.
Barcelona diprediksi bisa mengalahkan Inter Milan, sedangkan Arsenal diharapkan dapat mengeliminasi PSG.
Apakah kejadian tersebut bakal berlangsung? Mari kita saksikan hasilnya selanjutnya.
Leave a Comment