News Info, BANGKA –
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani mengkritik adanya jumlah ASN yang cukup besar di daerah tersebut yang terlibat dalam peminjaman dana khususnya untuk pembelian kendaraan bermotor.
Ia menginginkan situasi tersebut mendorong bank, khususnya Bank SumselBabel, untuk menawarkan kemudahan dengan cara memperkecil suku bunga pinjaman.
“Saya melihat Pegawai Negeri Sipil (PNS) kita sering mengambil pinjaman untuk membeli kendaraan, jika mereka membeli mobil seharga Rp 100 juta, dalam waktu hanya enam bulan nilai tersebut sudah berkurang. Namun, bila mereka memilih investasi pada properti seperti lahan atau rumah, pastinya harga akan selalu meningkat,” ungkap Hidayat Arsani saat membuka apel di halaman Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (21/4/2025).
“Kini suku bunganya adalah 9 hingga 10 persen, kami hanya meminta 7 persen. Kami memiliki saham, mengapa harus terpukul oleh suku bunga yang tinggi? Dahulu ketika itu mencapai 13 persen, banyak orang ingin melunasinya tetapi tak dapat karena adanya denda,” jelasnya.
Untuk mendukung kebijakan tersebut, Wakil Gubernur Bangka Belitung Hellyana akan segera melakukan koordinasi dengan Bank Sumselbabel.
“Untuk mengurangi bebannya, saya meminta agar suku bunganya di bank dikurangi. Saya akan instruksikan Bu Wagub untuk menegosiasikan masalah suku bungan bank tersebut, sebab beliaulah yang kebanyakan ahli dalam hal negosiasi,” katanya.
(News Info/Rizky Irianda Pahlevy)
Leave a Comment