Rencana penerapan sistem penjurusan di tingkat SMA direncanakan akan diselenggarakan oleh pemerintah dimulai dari tahun ajaran baru 2025/2026.
Skema baru ini akan menyingkirkan sistem pendidikan menengah atas yang bersifat lebih luas dan tidak terfokus pada jurusan, mulai dari implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat Sekolah Dasar sampai ke tahap akhirnya.
Maka, apa sebabnya sistem tersebut dihidupkan kembali?
penjurusan di SMA
Dan kapan implementasi sistem itu dimulakan?
Mengapa Pemisahan Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA Kembali Diberlakukan?
Implementasi sistem pemilihan jurusan merupakan tindakan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Dikdasmen) untuk mengkoordinasikan sistem pendidikan menengah melalui pelaksanaannya.
Tes Kemampuan Akademik
(TKA).
Nanti, TKA akan jadi metode penilaian alternatif bagi pelajar SMA sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). Meskipun demikian, partisipasinya dalam hal ini bersifat sukarela dan tidak berpengaruh pada status kelulusannya. Justru, ia bertindak sebagai sarana untuk memvalidasi keterampilan akademik dengan standarisasi yang baik.
Oleh karena itu, peminatan di sekolah menengah atas bukan hanya ditujukan untuk membekali siswa agar siap menghadapi tahapan pendidikan tinggi kejuruan saja. Melainkan juga dimaksudkan supaya bisa memberikan arahan kepada siswa tentang jalan karier serta program studi lanjut yang lebih cocok dengan passion dan kemampuan alami mereka.
Menurut Mendikdasmen, keberadaan Tenaga Kerja Asing menjadi faktor yang dipertimbangkan dalam proses penerimaan mahasiswa baru di institusi pendidikan tinggi. Ujian tersebut direncanakan untuk dicobakan kepada siswa kelas 12 mulai bulan November mendatang.
TKA kelak akan diuji menurut bidang studi masing-masing. Hasilnya demikian pula.
TKA
satu di antaranya adalah untuk siswa yang berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah.
Sama seperti pada UN, pelajar harus mengikuti Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika secara wajib. Selain itu, mereka juga perlu menempuh mata pelajaran spesifik dari salah satu dari tiga jurusan tersebut.
“Jadi, mengingat bahwa ujiannya didasarkan pada mata pelajaran, maka mulai sekarang kami akan menghidupkan kembali program studi tersebut. Nantinya akan ada jurusan Sains, Ilmu Pengetahuan Sosial, serta Bahasa,” jelas Abdul Mu’ti saat ditemui di Jakarta, Jumat (11/4/2025), seperti dilaporkan
Tirto
dari
Antara
.
Kapan Dimulainya Kembali Penjurusan di SMA?
Implementasi kembali program pemisahan jurusan Sains, Ekonomi, serta bahasa direncanakan untuk dilaksanakan mulai tahun pelajaran 2025/2026.
Ini menunjukkan bahwa siswa kelas 10 di tahun pelajaran itu akan memulai pembelajaran sesuai dengan bidang studi yang telah mereka pilih saat pertama kali mendaftar ke sekolah menengah atas.
Pada tahun ini, implementasi Tenaga Kerja Asing (TKA) dimulakan bagi siswa tingkat SMA/SMK sebanding yang berada di kelas 12.
Berikut ini adalah informasinya: Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) mengumumkan bahwa telah terjadi sinergi antara BSKAP dengan Majelis Rektor Universitas Negeri. Hal tersebut menunjukkan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) bakal dijadikan sebagai faktor penentu dalam evaluasi peserta didik yang ingin mendaftar ke program sarjana melalui rute berprestasi.
Leave a Comment