JAKARTA, News IT–

Dalam gelombang industri otomotif yang condong pada transmisi otomatis, Daihatsu menunjukkan pendekatan unik. Perusahaan asli Jepang ini malahan terus mendukung serta menghasilkan penjualan besar untuk model dengan transmisi manual, lebih-lebih dalam pasar mobil ukuran sedang dan kendaraan ringan.

Sebenarnya, pola pikir masyarakat di kawasan urban sedang berubah. Kebanyakan orang mengaitkan pusat kota dengan kemacetan lalu lintas yang parah, sehingga menggunakan transmisi manual menjadi lebih rumit.

Terusan menerus menekan pedal kopling serta berganti-ganti perseneling dapat dengan mudah menyebabkan kelelahan bagi sang sopir. Oleh karena itu, transmisi otomatis hadir sebagai solusi yang sangat efisien dan nyaman, di mana hanya perlunya menggunakan gas dan rem sudah cukup untuk menjalankan kendaraan dalam keseharian.

Direktur Pemasaran dan Komunikasi Korporat PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani, menyebut bahwa penjualan kendaraan dengan transmisi manual tetap menjadi yang terdepan di seluruh negeri.

“Mungkin di pasar kurang lebih masih 60 persen banding 40 persen. Namun, kami memiliki proporsi yang lebih tinggi, yaitu 70 persen untuk mobil Daihatsu manual dan 30 persen sisanya,” jelas Agung saat ditemui di Jakarta pada hari Selasa, tanggal 20 Mei 2025.

Sebagaimana dikenal luas, Daihatsu cukup dominan dalam pasar mobil low cost dan truk pikap ringan. Pelanggan pada kategori tersebut cenderung mengutamakan harga pembelian serta biaya pengoperasian, dimana transmisi manual tetap menjadi pilihan yang lebih baik.

Model seperti Gran Max Pick Up atau Blind Van kebanyakan terjual dalam varian transmisi manual. Hal ini disebabkan oleh ketahanan serta biaya pemeliharaan yang rendah.

Di samping itu, masih ada sejumlah besar pembalap yang teradaptasi dengan baik serta merasa lebih yakin ketika menyetir kendaraan manual, khususnya disebabkan oleh variasi jalanan dan permintaan daya tarik pada area off-road.

Transaksinya masih manual, begitu pula dengan Ayla. Mobil yang terjual seperti Terios dan Xenia pun tetap transaksinya manual. Secara kebetulan, di sejumlah kota kami.
market leader
“Dan sebagian besar dikendalikan oleh buku panduan,” kata Agung.

Di Kalimantan kebanyakan dari kita sudah menempati posisi tersebut.
leader
Di Bali, miliknya adalah Terios nomor
market leader
Karena medannya berupa perbukitan dan tanjakan, pelanggan mencari kendaraan dengan penggerak roda belakang,” jelasnya.

Tags:

Share:

Leave a Comment