JAKARTA, Zenium dot ID
Paru-paru adalah organ utama yang memiliki fungsi signifikan di dalam sistem respirasi.
Mengagumkannya, paru-paru punya kapabilitas bawaan untuk memulihkan kebersihan mereka dengan sendirinya, khususnya sesudah tak lagi bersinggungan dengan asap tembakau, pencemaran lingkungan, ataupun senyawa merugikan lainnya.
Akan tetapi, proses penyaringan ini tidak berlangsung seketika dan bisa terhambat apabila jumlah kontaminan yang mengendap di dalamnya menjadi terlalu banyak.
Sehingga, beberapa masalah kesehatan dapat timbul sebagai indikasi bahwa paru-paru sedang tidak dalam keadaan baik.
Menurut situs web American Lung Association, berikut adalah beberapa gejala penyakit paru-paru yang sering kali luput dari pengamatan.
6 Indikasi Paru-paru Tidak Sehat
1. Napas singkat diiringi dengan suara mengi
Napas yang singkat dan disertai suara mengi mungkin terlihat remeh, namun hal tersebut dapat jadi tanda awal adanya gangguan pada paru-paru.
Nafas cepat bersama dengan suara berbunyi bisa jadi indikasi terdapatnya infeksi pada sistem pernapasan atau mungkin gejala dari penyakit paru yang memburuk secara bertahap.
2. Batuk kronis
Batuk yang persisten menjadi indikasi bahwa sistem pernapasan sedang bermasalah. Kondisi ini dikategorikan sebagai batuk kronis apabila telah terjadi selama lebih dari dua bulan.
Lebih jauh lagi, batuk yang menyertakan darah, kesulitan bernapas, atau penurunan berat badan.
3. Suara serak
Suara serak berkepanjangan selama periode tertentu bisa jadi indikasi bahwa paru-paru sedang dalam keadaan kurang baik. Hal tersebut mungkin menandakan adanya penyakit paru-obstruktif kronis (PPOK).
Suara serak bisa muncul karena adanya penumpukan udara dalam organ paru-paru, yang membuat penderitanya mengalami kesulitan ketika bicara.
4. Bengkak dan rasa sakit pada salah satu tungkai
Salah satu indikasi paru-paru bermasalah yang kerap diabaikan ialah adanya pembesaran serta rasa sakit pada tungkai satu sisi saja.
Keadaan tersebut dapat menandakan
deep vein thrombosis
(DVT) atau pembentukan bekuan darah di dalam pembuluh darah vena.
Klumpakan darah tersebut memiliki risiko untuk meledak dan ikut mengalir bersamaan dengan peredaran darah ke arah paru-paru, yang bisa menimbulkan embolisme pulmonalis.
Sebagai akibatnya, aliran darah menuju paru-paru menjadi tersumbat, yang dapat menyebabkan gejala-gejala seperti sakit dada, kesulitan bernapas, serta situasi berbahaya bagi kesehatan.
5. Kuku membiru
Kuning jari dapat menandakan sindrom sianosis, yaitu situasi ketika kadar oksigen dalam aliran darah belum mencukupi.
Penyakit tersebut menjadi indikasi bahwa paru-paru sedang dalam kondisi tidak baik akibat adanya pengendapan bahan-bahan yang dapat menyebabkan peradangan.
6. Mudah lelah
Kesemutan bisa jadi indikasi bahwa paru-paru Anda sedang bermasalah. Akumulasi zat-zat berbahaya dalam paru-paru dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk mendapatkan oksigen, sehingga membuat seseorang tetap merasa letih bahkan setelah istirahat yang cukup.
Di samping itu, keletihan serta rasa mengantuk kerap kali dihubung-hubungkan dengan
sleep apnea
yakni masalah tidur yang berhubungan dengan jalur pernapasan.
Leave a Comment