Zenium dot ID, TUTUYAN
– Belasan warga lanjut usia yang merupakan orangtua murid mendatangi Sekolah Dasar Negeri 1 Tutuyan, di Kabupaten Boltim, Sulawesi Utara, setelah guncangan dari gempa berkekuatan 5,7 skala Richter terjadi pada hari Kamis tanggal 17 April tahun 2025 dinihari.
Mereka tiba untuk mengambil kembali anak-anak mereka lantaran khawatir dengan dampak dari guncangan bumi yang cukup besar.
Siswa-siswa juga harus dikirim pulang lebih cepat karena dampak dari gempa itu.
“Sekedar khawatir anak kami memiliki masalah di sekolah, makanya saya datang menjemput mereka,” ungkap seorang wali murid yang mengendarai skuter matik.
Tetapi tidak seluruh murid kembali kerumah ketika gempa terjadi.
Beberapa orang masih terlihat sedang bermain, atau justru asyik menyantap makanannya di kantin di depan sekolah.
Pada saat yang sama, seorang pengajar dari SDN 1 Tutuyan menyebutkan bahwa mereka dipaksa untuk mengevakuasi murid-muridnya lebih cepat guna kemaslahatan bersama.
Dia menyebutkan bahwa keputusan itu umumnya diimplementasikan ketika terjadi guncangan bumi.
“Untuk menjaga keamanan kita semua, maka kami mengirim pulang lebih cepat,” katanya dengan tegas.
(Zenium dot ID/Nie)
Baca Berita dari Tribun Manado di
Google News
WhatsApp Zenium dot ID:
KLIK
Leave a Comment