Zenium dot ID

– Akhirnya Arsenal berhasil menghancurkan kebiasaan comeback Real Madrid setelah menyingkirkan tim Los Blancos dari Liga Champions.

Perjalanan Real Madrid di Liga Champions musim 2024/25 berakhir setelah dikalahkan oleh Arsenal di fase perdelapanfinal, pada hari Kamis tanggal 17 April 2025 dinihari waktu Indonesia Bagian Barat.

Bertanding di Santiago Bernabéu, tim Spanyol yang dikenal dengan sebutan Los Blancos tidak dapat memperlihatkan performa terbaik mereka selama 90 menit pertandingan.

Stadion Magis Bernabeu yang menjadi tempat pertandingan Real Madrid harus menelan kekecewaan saat Arsenal berhasil mengalahkan mereka hingga pluit akhir dibunyikan tanpa dapat menyelamatkan kedudukan. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-2 bagi kemenangan The Gooners.

Pemain yang diasuh oleh Carlo Ancelotti memutuskan untuk pindah dengan sukarela usai timnya dikonfirmasi kalah 1-5 secara keseluruhan dari Arsenal pada babak delapan besar Liga Champions musim 2024/25.

Kebiasaan Real Madrid untuk kembali bermain dengan baik sampai menjadi tim yang sering lolos ke semifinal juga tidak dapat direalisasikan oleh Fede Valverde beserta rekannya di Santiago Bernabéu.

Tonggak sejarah menuju semifinal serta kans untuk melakukan comeback di Liga Champions secara resmi pupus bagi Carlo Ancelotti dan timnya akibat pukulan keras tersebut.

Real Madrid dikenal karena sering melakukan perlawanan balik bahkan saat bermain di kandang mereka dalam kompetisi seperti Liga Champions.

Sebagai contoh, semifinal Liga Champions melawan Bayern Munich (2023/2024), semifinal Liga Champions menghadapi Manchester City (2021/2022), perempat final Liga Champions bertemu dengan Chelsea (2021/2022), sampai ke final Liga Champions lawan Atletico Madrid (2013/2014).

Sayangnya, ritual luar biasa dari tim sepak bola putih asal Spanyol tidak ditampilkan saat mereka bertarung menuju babak semifinal Liga Champions musim ini.

Tak cuma habit comeback-nya yang hancur, tradisi El Real sebagai kandidat tetap untuk melewati babak semifinal paling tidak dalam lima tahun belakangan juga rusak.

Mengulas prestasi Real Madrid dari musim 2020/21, tim yang menjadi saingan berat Barcelona itu telah berhasil lolos ke babak semifinal Liga Champions setiap tahunnya.

Dalam lima musim terakhir yang selalu masuk ke babak semifinal, tim ini sukses mencapai final pada tahun 2021/22 serta 2023/24 dan akhirnya menjadi pemenang.

Namun, musim 2024/25 ini membawa cerita yang berbeda dan lebih menyedihkan untuk Real Madrid.

Secara singkat merangkum laga tersebut, Real Madrid secara cepat menguasai jalannya pertandingan mulai dari paruh waktu pertama melawan Arsenal.

Babak pertama meskipun digempur serangan bertubi-tubi dari Real Madrid, Arsenal masih solid dari segi pertahanan.

Skor pertandingan berlangsung imbang sampai istirahat minum air, namun Real Madrid tetap tidak dapat mencetak gol.

Pada setengah waktu berikutnya, Madrid tetap menguasai permainan meski tim dari Inggris itu tampil lebih tertib saat menyerang balik.

Terbukti menit (65′) Bukayo Saka berhasil merobek jala Thibaut Courtois setelah melakukan counter di kotak penalti Real Madrid.

Gol Saka dibalas tuntas oleh Vinicius Junior lewat sergapan cepat imbas blunder Saliba menit (67′).

Tensi pertandingan kian memanas dan Ancelotti mulai menurunkan pemain andalan seperti Luka Modric.

Sayangnya upaya itu tak bisa mendobrak pertahanan Arsenal dan justru injury time Arsenal kembali menambah keunggulan.

Sepakan ciamik dari Martinelli berhasil membawa Arsenal terbang tinggi dan menambah derita Real Madrid.

Skor 1-2 berakhir hingga peluit panjang dibunyikan. Real Madrid resmi tersingkir dari Liga Champions.


(Zenium dot ID)

Artikel ini telah tayang di
Tribunnews.com


Baca berita
TRIBUN MEDAN
lainnya di
Google News


Ikuti juga informasi lainnya di
Facebook
,
Instagram
dan
Twitter
dan
WA Channel


Berita viral lainnya di
Tribun Medan

Tags:

Share:

Leave a Comment