JAKARTA, Zenium dot ID
Film animasi
Jumbo
Mencatat prestasi luar biasa dalam periode yang pendek. Diluncurkan pada tanggal 31 Maret 2025, buatan Visinema Pictures ini sudah menyentuh angka lebih dari empat juta pengunjung bioskop dan sepertinya hanya masalah waktu sebelum diakui sebagai film animasi paling sukses di wilayah Asia Tenggara.
Informasi itu disampaikan secara langsung oleh Visinema lewat akun Instagram resmi mereka, pada hari Rabu (16/4/2025).
Dari lebih dari empat juta orang yang sudah bergabung dalam petualangan ini bersama geng.
Jumbo
Masih belum yakin, tapi sungguh berterima kasih,” tulis Visinema.
Di pasar domestik,
Jumbo
saat ini menjadi rekornya film animasi asli Indonesia yang paling laris sepanjang masa, melampaui
Si Juki The Movie
(2017).
Masih diputar di bioskop, minat penonton terhadap film tersebut masih tinggi.
Jumbo
Terusan terus mengalir. Cerita film ini bercerita tentang petualangan Don, seorang anak laki-laki tanpa orang tua dengan usia 10 tahun yang sering dianggap remeh akibat postur tubuhnya yang besar.
Don mempunyai sebuah buku dongengan warisan orangtuanya yang penuh dengan gambar-gambar indah serta kisah-kisah magis. Buku tersebut berfungsi sebagai tempat perlindungannya dari kehidupan sehari-hari yang terkadang sangat menusuk hati.
Ketemuannya antara Don dan Meri, peri kecil yang mempesona namun terpencil yang sedang berusaha menemukan kedua orangtuanya, membuka jalan bagi serangkaian pengalaman luar biasa dipenuhi sihir.
Dari sana, Don tak sekadar mencoba mengambil kembali buku miliknya, melainkan juga mempelajari nilai-nilai persahabatan, keberanian, dan percaya diri.
“Kepada semua penonton dari berbagai pelosok Indonesia, terima kasih yang setinggi-tingginya,” tambah Visinema.
Bukan cuma berada di posisi tertinggi papan atas
box office
Indonesia,
Jumbo
juga menduduki posisi terdepan di antara film-film animasi popular se-Asia Tenggara.
Dalam laporan
Deadline
Film perdana sutradara Ryan Adriandhy ini diperkirakan akan mendapatkan pendapatan sebesar 8 juta dolar AS atau kira-kira setara dengan 134 miliar rupiah, melampaui catatan tertinggi yang pernah diraih oleh sebuah produksi dari Malaysia.
Mechamato Movie
(Rp129 miliar).
Daftar film animasi dari Asia Tenggara berdasarkan pendapatan tertinggi saat ini di dominasi oleh
Jumbo
, diikuti:
-
Mechamato Movie
– 7,68 juta dolar AS (sekitar Rp129 miliar) -
Ejen Ali: The Movie
– 7,3 juta dolar AS (sekitar Rp122 miliar) -
Boboiboy Movie 2
– 6,7 juta dolar AS (sekitar Rp112 miliar) -
Upin & Ipin: Keris Siamang Tunggal
– 5,9 juta dolar AS (sekitar Rp99 miliar)
Leave a Comment