DEPOK, Zenium dot ID

KBV akan mengirimkan kelompok spesialis guna mendukung perencanaan penghidupan kembali area Depok Lama sebagai situs warisan budaya.

Tindakan ini adalah komponen penting dari kolaborasi yang bertujuan membantu Pemkot Depok memulihkan imej “Belanda Depok” menjadi tujuan wisata utama.

“Kami berencana mengaitkan keahlian dari Belanda yang nantinya akan diterapkan di Depok guna mendukung pembangunan kota tersebut,” jelas Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Marc Gerritsen, saat memberikan pernyataan kepada media pada hari Rabu (16/4/2025).

Ahli-ahli ini akan fokus pada penguatan pembangunan area yang terletak di seputaran Jalan Pemuda, Pancoran Mas, termasuk kantor Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein.

Menurut perkiraan, sekarang ada 17 situs warisan budaya yang direncanakan untuk dipelihara bersama Pemerintah Kota Depok serta Duta Besar Australia.

“Gak cuma buat merestrukturisasi warisan budaya, tetapi juga bisa tentang cara membangkitkan kembali Depok Lama jadi kota yang nyaman untuk bersepeda dan berjalan kaki,” imbuh Gerritsen.

Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyebutkan bahwa pengucapan resmi tentang Depok Cultural Heritage bakal jadi bukti janji Pemerintah Kota guna mengubah Depok Lama menjadi tujuan wisata.

Proyek ini menjadi bagian dari daftar 100 hari kerja Wali Kota Depok, Supian Suri, serta akan diluncurkan dengan memperbaiki trotoar mulai dari Jembatan Panus sampai ke Stasiun Depok Lama.

“Insya Allah
Tahun ini (dimulai dari perencanaan), jadi saya hanya akan memberi penjelasan singkat di sini. Mungkin besok saja Anda bertanya kepada Supian yang ada di kantor untuk mendapatkan informasi lebih detil,” ujar Chandra.

Tags:

Share:

Leave a Comment