Zenium dot ID
– Dua masa kepengurusan yang dipimpin oleh Ahmad Riyadh dalam posisi Ketua Asprov PSSI Jawa Timur telah berakhir menurut pendapatnya. Ia menganggap bahwa dua periode tersebut sudah mencukupi bagi dirinya. Sudah sepantasnya jika hal tersebut dihentikan setelah melihat perkembangan positif dari Asprov PSSI Jatim menjadi semakin baik sekarang.
Oleh karena itu, menjelang akhir masa kepengurusannya sebagai Ketua Asprov PSSI Jawa Timur bulan Juni mendatang, ia berniat untuk tidak mencalonkan diri kembali. Dia, seorang anggota Exco PSSI, percaya bahwa sudah waktunya terjadi pergantian generasi di Asprov PSSI Jawa Timur. Ia menambahkan, “Ada banyak pemuda yang memiliki kemampuan luar biasa dan pengetahuan baru sehingga dapat membantu Asprov PSSI Jawa Timur menjadi lebih maju.”
Namun, Riyadh menyampaikan tegasnya, ia enggan berkomentar dengan detail tentang kesulitan menjadi Ketua Asprov PSSI Jawa Timur. Ia hanya berpendapat bahwa dedikasinya telah mencukupi. “Beberapa bulan lagi masih tersedia, dan saya pun tidak ingin melawan nasib. Bila anggota tetap mendambakan diriku untuk bertanding, maka segala sesuatunya dapat saja terwujud,” ungkapnya.
Riyadh menegaskan, jika memang keputusan akhir adalah mundur, dia tak serta-merta meninggalkan Asprov PSSI Jawa Timur. Dia juga mengingatkan bahwa ia masih menjadi bagian dari Exco PSSI. “Jadi, artinya aku tetap bakal mendukung pertumbuhan sepak bola di Jatim karena ini merupakan tanggung jawabku,” katanya.
Sejumlah nama mulai muncul di permukaan menjelang akhir masa jabatan Riyadh sebagai Ketua Asprov PSSI Jawa Timur. Beberapa orang telah menunjukkan minat untuk mengambil alih posisi tersebut. Salah satu kandidat potensial adalah CEO PS Mojokerto Putra, Raja Siahaan.
Riyadh menyebut bahwa semua nama yang disebut tadi pantas untuk menjadi ketua Asprov PSSI Jatim. Setiap orang yang terlibat dalam pengelolaan sepak bola di Jawa Timur juga sangat berhak melanjuti pekerjaannya. Dia menjelaskan, “Siapa pun yang peduli dengan sepak bola di wilayah ini tentu memiliki keinginan bersama untuk meningkatkannya. Oleh karena itu, semuanya layak.” Begitu penjelasannya.
Leave a Comment