Zenium dot ID

–

TAPIN

– Bupati Tapin dari Kalimantan Selatan,
Yamani
menyelenggarakan pengukuhan dan seremoni pelantikan bagi 297 pejabat pemerintahan yang dipekerjakan melalui Perjanjian Kerja (PPPK) untuk angkatan tahun 2024.

Pelantikan untuk P3K tersebut meliputi 191 orang tenaga teknis, 77 guru serta 29 petugas kesehatan yang semuanya telah lolos pada putaran pertama proses seleksinya di tahun ini.

Yamani menginginkan sumbangan serta gagasan baru dari
PPPK
Yang baru saja diangkat bisa mendorong perkembangan Kabupaten Tapin lebih cepat.

Dia menegaskan bahwa PPPK tidak mempunyai pembatasan dalam mencapai prestasi, oleh karena itu hal tersebut seharusnya mendorong mereka untuk bekerja dengan lebih baik lagi serta secara profesional.

“Buruan menyesuaikan diri dengan kondisi tempat kerja serta rajinlah bekerja sama dengan atasan masing-masing,” ungkap Yamani di Rantau, Tapin, Rabu (16/4).

Yamani menggarisbawahi bahwa pengangkatan PPKB ini merupakan elemen dalam usaha untuk meningkatkan kemampuan layanan masyarakat di Kabupaten Tapin, sesuai dengan permintaan akan sumber daya manusia.
ASN
untuk memperbaiki layanan di beberapa bidang pengembangan.

Kepala BKPSDM Kabupaten Tapin Gusti Ridha Jaya menyebut bahwa seluruh pegawai P3K ini sudah melewati serangkaian tes yang sangat kompetitif sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dia menambahkan, “Para pejabat yang diambil sumpah hari ini adalah hasil dari penerimaan tahap awal pada tahun 2024,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tapin telah menyampaikan pengenalan kepada 297 calon PPPK formasi tahun 2024 sebelum mereka memulai pelayanan bagi masyarakat.

Banyak calon PPKP tersebut adalah pemuda dan pemudi asli Tapin yang berhasil dipilih dari sejumlah besar individu berminat untuk bekerja di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Ruhuy Rahayu, nama lain bagi Kabupaten Tapin.

Pengabdi Pemerintah Pegawai Non-Pegawai Negeri (PPPK) di Kabupaten Tapin pun menerima beragam inspirasi selamaorientasinya untuk memperbaiki dedikasinya. Sebab, menjadi abdi negara adalah sebuah pekerjaan terhormat yang pula disenangi oleh sejumlah besar individu.

“PPPK menghadiri program Orientasi yang dibagi menjadi tujuh gelombang dengan total durasi 21 hari, di mana masing-masing gelombang berlangsung selama tiga hari,” jelas Gusti.

(antara/jpnn)

Tags:

Share:

Leave a Comment